Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menaker Tegaskan bahwa WFA Tak Kurangi Hak Cuti Pekerja

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 11:42 WIB | Oleh:
Menaker Tegaskan bahwa WFA Tak Kurangi Hak Cuti Pekerja Doc: Humas Kemnaker
Ket. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan kebijakan Flexible Working Arrangement (FWA) atau Work From Anywhere (WFA). Bagi pekerja/buruh jelang dan pasca Idulfitri 2026 tidak boleh mengurangi hak cuti tahunan pekerja.

Penegasan tersebut disampaikan Yassierli menyusul penetapan kebijakan WFA pada 16–17 Maret serta 25–27 Maret 2026 oleh pemerintah. Sebagai upaya mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat dan menjaga produktivitas kerja.

“Pekerja atau buruh yang melaksanakan WFA tetap menjalankan pekerjaan sesuai tugas dan kewajibannya. Oleh karena itu, pelaksanaan WFA tidak diperhitungkan sebagai cuti tahunan,” ujar Yassierli di Jakarta, Selasa (10/2).

Yassierli menyampaikan, selama pelaksanaan WFA, pekerja tetap berhak menerima upah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Baik berdasarkan upah di lokasi kerja biasa maupun sesuai perjanjian kerja.

Ia juga menegaskan perusahaan dapat mengatur jam kerja serta mekanisme pengawasan. Agar produktivitas tetap terjaga meski pekerja tidak bekerja dari lokasi kantor.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan ketentuan pelaksanaan WFA bagi pekerja/buruh akan diatur lebih lanjut. Yaitu melalui Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan yang ditujukan kepada gubernur serta bupati dan wali kota.

Yassierli pun mengimbau pemerintah daerah untuk mendorong perusahaan di wilayahnya agar memberikan kesempatan. Terkhusus kepada pekerja melaksanakan WFA sesuai jadwal yang ditetapkan.

Meski demikian, pelaksanaan WFA dapat dikecualikan bagi sektor-sektor tertentu yang bersifat esensial dan berkaitan langsung dengan layanan publik, serta proses produksi, seperti layanan kesehatan, perhotelan, pusat perbelanjaan, manufaktur, serta industri makanan dan minuman. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Hari Ini Indonesia Berharap Pecah Telor untuk Medali Emas

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Hari Ini Indonesia Berharap...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.