Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Keamanan Siber Sektor Maritim, Kemenhub Bersama Kedutaan Besar Inggris Luncurkan Indonesia Maritime Transportation Cybersecurity Playbook

8 Kamis, 24 Sep 2026, 08:45 WIB | Oleh:
Perkuat Keamanan Siber Sektor Maritim, Kemenhub Bersama Kedutaan Besar Inggris Luncurkan Indonesia Maritime Transportation Cybersecurity Playbook Perkuat Keamanan Siber Sektor Maritim, Kemenhub Bersama Kedutaan Besar Inggris Luncurkan Indonesia Maritime Transportation Cybersecurity Playbook Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan siber di sektor transportasi laut nasional. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui peluncuran Indonesia Maritime Transportation Cybersecurity Playbook serta pelaksanaan Table-top Exercise yang diselenggarakan atas kerja sama dengan Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, bertempat di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (22/9).

Kegiatan peluncuran ini dihadiri langsung oleh Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia, Fiona Ritchie, tim ISF Indo Pacific Cyber Programme, pakar siber dari University of Plymouth, serta perwakilan dari Kemenkopolkam dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Lollan Panjaitan, yang dalam hal ini diwakili oleh Direktur Kenavigasian Hernadi Tri Cahyanto, menyampaikan bahwa transformasi digital di sektor transportasi laut telah memberikan efisiensi yang luar biasa, namun di saat yang sama membawa tantangan dan risiko serangan siber.

"Transformasi digital telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari operasional transportasi laut, mulai dari sistem navigasi, manajemen pelabuhan, logistik, hingga pertukaran data. Namun, ketergantungan yang tinggi pada teknologi digital ini juga meningkatkan risiko dan ancaman keamanan siber," ujarnya.

Hernadi menekankan bahwa serangan siber di sektor maritim tidak lagi sekadar gangguan sistem informasi, melainkan berpotensi mengganggu kelancaran rantai logistik, keselamatan pelayaran, hingga perekonomian nasional. Oleh karena itu, keamanan siber kini dipandang sebagai elemen vital dari keselamatan dan ketahanan transportasi laut nasional.

"Penyusunan dan peluncuran Indonesia Maritime Transportation Cybersecurity Playbook merupakan langkah strategis yang menjadi acuan bersama bagi seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapan, merespons, serta melindungi data dan informasi dari berbagai ancaman siber," jelasnya.

Lebih lanjut, Hernadi menambahkan bahwa keberadaan Playbook ini harus diimbangi dengan pemahaman dan simulasi yang memadai. Pelaksanaan Table-top Exercise yang digelar sebagai rangkaian acara ini menjadi sarana penting untuk menguji kesiapan dan prosedur penanganan insiden siber secara nyata.

" Table-top Exercise ini bukan sekadar simulasi, tetapi kesempatan untuk menguji prosedur, mekanisme komunikasi, dan pengambilan keputusan ketika menghadapi insiden siber. Melalui latihan ini, kita dapat mengidentifikasi potensi kesenjangan serta memperjelas peran dan tanggung jawab masing-masing pihak agar koordinasi lintas sektor semakin solid," tegas Hernadi.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih dari Menteri Perhubungan kepada Pemerintah Inggris, Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, dan University of Plymouth atas kemitraan dan kontribusi dalam mendukung ketahanan siber maritim di Indonesia.

"Atas nama Menteri Perhubungan Republik Indonesia, kami menyampaikan apresiasi tertinggi kepada Pemerintah Inggris, khususnya Ibu Fiona Ritchie dan tim dari Kedutaan Besar Inggris, serta para instruktur dari University of Plymouth. Kami berharap kegiatan ini menjadi milestone strategis dalam memperkuat ketahanan siber sektor transportasi laut Indonesia, sekaligus mempererat hubungan kedua negara dalam bingkai kerja sama konstruktif di International Maritime Organization (IMO)," tutup Hernadi.

Melalui sinergi antara regulator, operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, penyedia teknologi, dan akademisi, Ditjen Hubla optimistis percepatan transformasi digital di sektor transportasi laut dapat terus berjalan aman, andal, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta perekonomian nasional. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

PSS Sleman Harus Menang Atas Bhayangkara Sore Ini

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Harus Menang Ata...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.