Jangan Sampai Terlewat, Ini Jadwal Lengkap Festival Imlek Jakarta 2026: Ada Barongsai Kolosal di Monas
📅 Rabu, 11 Feb 2026, 18:36 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersiap menyulap sejumlah titik ikonik Ibu Kota menjadi pusat kemeriahan budaya dalam rangkaian Perayaan Imlek Jakarta 2026 yang berlangsung sepanjang Februari hingga awal Maret mendatang.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa perayaan tahun ini dirancang lebih inklusif dengan mengedepankan semangat harmoni dalam keberagaman melalui instalasi seni cahaya, pertunjukan kolosal, hingga video mapping di Monumen Nasional (Monas).
Berpusat di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, agenda ini tidak hanya ditujukan sebagai hiburan rakyat, tetapi juga strategi memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang kreatif dan memiliki daya tarik pariwisata berkelas dunia.
“Perayaan Imlek Jakarta 2026 kami rancang sebagai perayaan kebersamaan dalam keberagaman. Jakarta merupakan rumah bagi berbagai budaya yang hidup berdampingan,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu.
Ia menyampaikan, rangkaian kegiatan Imlek 2026 meliputi pentas seni budaya, instalasi visual hingga pertunjukan kolosal.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami menghadirkan berbagai kegiatan yang tersebar di ruang-ruang publik Jakarta. Tujuannya agar masyarakat dapat merasakan suasana Imlek secara merata di berbagai kawasan,” kata dia.
Salah satu agenda utama adalah Lomba Dekorasi Imlek yang digelar pada 12–17 Februari 2026 di sepanjang Jalan M.H. Thamrin–Sudirman. Kegiatan ini melibatkan peritel, pengelola gedung, dan pengelola kawasan untuk mempercantik wajah Ibu Kota.
Adapun Festival Imlek Jakarta akan berlangsung pada 13–17 Februari 2026 di kawasan Bundaran HI. Festival ini menghadirkan instalasi cahaya, dekorasi bernuansa Imlek, serta pertunjukan seni budaya Tionghoa.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Bundaran HI akan menjadi pusat perayaan yang dapat dinikmati masyarakat secara terbuka. Kami ingin menghadirkan pengalaman Imlek yang inklusif di ruang publik,” ujar Wagub Rano.
Pemprov DKI juga akan menggelar Simfoni Imlek Jakarta pada 13 Februari 2026 di Bundaran HI. Pertunjukan ini melibatkan lebih dari 50 alat musik Tionghoa serta tarian Selendang Dendang.
“Simfoni Imlek menjadi simbol harmoni budaya yang hidup di Jakarta. Pertunjukan ini mencerminkan kolaborasi dan persatuan dalam keberagaman,” kata Rano.
Rangkaian perayaan berlanjut dengan Festival Pecinan Jakarta pada 15–17 Februari 2026 di Anjungan Provinsi DKI Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Festival ini menampilkan barongsai, liong serta instalasi seni bertema sejarah peranakan Jakarta.
Sementara itu, Harmoni Jakarta "powered by Jakarta City Branding" akan digelar pada 15–17 Februari 2026 di Blok M Hub, Jakarta Selatan. Kegiatan ini memadukan seni bernuansa Tionghoa dengan sentuhan modern.
Menurut Wagub Rano, Blok M Hub dipilih untuk menjangkau generasi muda Jakarta. Perpaduan budaya dan modernitas menjadi daya tarik tersendiri dalam perayaan Imlek tahun ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!