Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cak Imin: Indonesia Tak Boleh Medioker, Saatnya Naik Kelas!

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cak Imin: Indonesia Tak Boleh Medioker, Saatnya Naik Kelas! Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar dalam kuliah umum di Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/2).

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan Indonesia tidak boleh lagi berada pada zona ‘tanggung’ atau sekadar bertahan di level medioker, tetapi harus naik kelas.

“Kita tidak boleh lagi tanggung. Indonesia harus benar-benar naik kelas. Hari ini, dan di masa yang akan datang,” ujar pria yang akrab disapa Cak Imin tersebut dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (11/2).

Ia menyampaikan pernyataan tersebut setelah melihat satu dekade Indonesia yang dinilai masih berada pada fase pertumbuhan yang belum sepenuhnya melompat menjadi negara maju.

Sementara itu, dia mengatakan pentingnya sinergi lintas sektor dan generasi dalam mendorong cita-cita besar Indonesia naik kelas.

Selain itu, dia mengatakan perlunya Indonesia untuk tidak hanya mengandalkan sumber daya alam sebab kekayaan alam bersifat terbatas, dan tidak cukup menjadi fondasi kemajuan jangka panjang.

“Negara maju lahir dari industrialisasi dan hilirisasi yang ditopang ilmu pengetahuan, teknologi, serta masyarakat yang berdaya,” katanya mengingatkan.

Oleh sebab itu, dia memperkenalkan pendekatan distingtif, adaptif, dan inklusif untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju.

Menurut dia, distingtif adalah membangun keunggulan khas nasional, bukan sekadar meniru negara lain.

Kemudian adaptif, yakni tanggap terhadap perubahan global, termasuk transisi energi, digitalisasi, dan disrupsi ekonomi dunia.

Sementara inklusif adalah memastikan industrialisasi melibatkan masyarakat luas, terutama masyarakat sekitar kawasan industri.

Ia menjelaskan pelibatan masyarakat tersebut perlu agar mereka tidak hanya menerima dampak, tetapi menjadi bagian integral dari peningkatan kualitas hidup dan kemajuan ekonomi.

“Industri harus menjadi alat pemberdayaan masyarakat. Jika rakyat terlibat dan berdaya, maka Indonesia naik kelas bukan sekadar slogan, tetapi kenyataan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Wisata
Taiwan Bidik Wisatawan Indo...
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.