Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Vatikan Rilis Dua Indeks Saham

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 16:02 WIB | Oleh:
Bank Vatikan Rilis Dua Indeks Saham Doc: CNS Photo/Lola Gomez

ISTANBUL - Bank Vatikan, yang secara resmi bernama Institute for the Works of Religion (IOR), Selasa (10/2) meluncurkan dua tolok ukur saham baru di Amerika Serikat (AS) dan kawasan Euro yang diklaim "sepenuhnya selaras dengan prinsip etika Katolik".

Dalam pernyataan tertulis, IOR mengumumkan peluncuran dua indeks saham tersebut, yakni Morningstar IOR Eurozone Catholic Principles dan Morningstar IOR US Catholic Principles.

IOR menyatakan bahwa kedua indeks tersebut dikembangkan bekerja sama dengan Morningstar, penyedia terkemuka analisis investasi independen dan solusi indeks. Indeks ini disusun mengikuti praktik terbaik pasar serta sesuai dengan kriteria etika Katolik, dan dirancang untuk menjadi acuan bagi investasi Katolik di seluruh dunia.

Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen IOR untuk memastikan seluruh proses investasinya sepenuhnya konsisten dengan prinsip etika Katolik.

Morningstar IOR Catholic Principles Eurozone Index dan Morningstar IOR Catholic Principles US Index masing-masing mencakup 50 emiten dan berfokus pada perusahaan berkapitalisasi menengah dan besar.

Indeks tersebut sepenuhnya mematuhi Kebijakan Investasi IOR serta dirancang untuk mengakomodasi perkembangan di masa depan dalam pendekatan lembaga tersebut terhadap investasi etis berbasis prinsip Katolik. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.