Oknum Guru di Pasar Rebo, Jaktim, Diduga Lecehkan Lebih dari Dua Siswi
📅 Selasa, 10 Feb 2026, 07:30 WIB | Oleh: SriyonoDalam aksi tersebut, mereka menyebut dugaan pelecehan telah berlangsung sejak lama. Hal ini diperkuat oleh sejumlah alumni yang mulai berani menyuarakan pengalaman serupa.
Dugaan pelecehan dilakukan melalui pesan di grup WhatsApp yang melibatkan oknum guru. Dalam percakapan tersebut, terduga pelaku membicarakan korban dan siswi lainnya dengan nada tidak pantas.
"Oknum guru itu saling chat-chat-an lewat WhatsApp. Dari situ, saling membicarakan korban dan siswa-siswa lainnya mengenai fisik," kata Wanda.
Menurut dia, bukti yang saat ini dimiliki pihak kuasa hukum masih terbatas pada dugaan pelecehan verbal melalui pesan singkat. Namun, dia mengaku mendapat informasi sejumlah korban juga diduga mengalami pelecehan fisik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Bukti yang kita pegang saat ini baru verbal, lewat WA (WhatsApp). Tapi info dari teman-teman yang lain, ada yang main fisik juga, hanya saja korbannya belum diketahui," ujar Wanda.
Pada kliennya, kata dia, dugaan pelecehan terjadi selama kurang lebih dua bulan terakhir.
"Kalau untuk berapa pastinya, saya kurang tahu, tapi info dari siswa lebih dari dua orang, salah satunya klien kami," tutur Wanda.
Sebaiknya Anda baca juga:
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami dampak psikologis yang cukup berat, mulai dari trauma, rasa takut, hingga tekanan mental sampai dengan saat ini.
Wanda berharap proses hukum dapat berjalan secara transparan dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh korban. Selain itu, dia juga meminta adanya pendampingan psikologis bagi para siswi yang terdampak agar dapat pulih dari trauma.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!