Moody's Pangkas Outlook Lima Bank Utama Jadi Negatif
📅 Selasa, 10 Feb 2026, 17:15 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMoody’s memperkirakan profitabilitas BRI akan menurun pada 2026 seiring penurunan margin bunga bersih dan tingginya biaya kredit.
BNI
Peringkat simpanan Baa2 dan Baseline Credit Assessment baa3 BNI mencerminkan permodalan yang kuat dan struktur pendanaan yang stabil. Profitabilitas BNI dinilai lebih rendah dibandingkan bank sekelasnya, sementara risiko aset berasal dari portofolio kredit restrukturisasi dan eksposur ke BUMN yang secara finansial lebih rentan.
Peringkat BNI mendapat peningkatan satu tingkat dari BCA berkat probabilitas dukungan pemerintah yang sangat tinggi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bank Central Asia (BCA)
Peringkat Baa2 dan Baseline Credit Assessment baa2 BCA mencerminkan kualitas aset yang sangat kuat, profitabilitas tertinggi di antara bank domestik dan regional, serta posisi unggul di bisnis transaction banking.
Meski demikian, Moody’s menyoroti risiko dari pertumbuhan kredit yang cepat pada segmen korporasi dan UKM dalam beberapa tahun terakhir.
Sebaiknya Anda baca juga:
BTN
Peringkat simpanan Baa2 dan Baseline Credit Assessment ba2 BTN mencerminkan tingginya risiko aset, stok kredit restrukturisasi yang besar, serta tingkat pencadangan yang rendah dibandingkan profil risikonya.
Profitabilitas dan permodalan BTN dinilai memberikan bantalan yang terbatas. Namun, peringkat BTN mendapat peningkatan tiga tingkat dari BCA karena dukungan pemerintah yang sangat kuat, mencerminkan peran strategis BTN dalam kebijakan perumahan nasional.
Dengan outlook negatif, Moody’s menilai peluang peningkatan peringkat kelima bank sangat kecil. Outlook dapat kembali stabil apabila outlook sovereign Indonesia kembali stabil dan peringkat Baa2 dipertahankan.
Sebaliknya, peringkat bank dapat diturunkan apabila peringkat sovereign Indonesia diturunkan atau jika terjadi pelemahan signifikan pada kualitas aset, permodalan, atau profitabilitas masing-masing bank.
Moody’s menegaskan bahwa profil keuangan bank-bank Indonesia saat ini masih solid, namun tetap dibatasi oleh risiko yang berasal dari peringkat dan outlook sovereign
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!