Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dwikorita Karnawati: BMKG Percepat Peringatan Dini Gempa jadi Tiga Menit

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 17:50 WIB | Oleh:
Dwikorita Karnawati: BMKG Percepat Peringatan Dini Gempa jadi Tiga Menit Doc: Youtube/BNPB
Ket. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan akan mempercepat sistem peringatan dini gempa dan tsunami menjadi maksimum tiga menit. Pernyataan tegas tersebut, diumumkan BMKG pada penutupan Indonesia Disaster Resilience Initiative Project (IDRIP) di Jakarta.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan capaian ini menjadi lompatan besar dalam mitigasi bencana nasional.

“Sebelumnya peringatan dini diberikan dalam waktu lima menit, kini bisa disampaikan hanya tiga menit,” kata Dwikorita dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (2/11).

Ia mengatakan sistem baru itu terintegrasi dalam Multi Hazard Early Warning System di Jakarta dan Bali. Teknologi ini, diperkuat dengan Supercomputer for Multi-hazards Operations and Numerical Modelling (SMONG) memproses data gempa secara real-time.

"Sistem baru ini meningkatkan akurasi hingga lebih dari 90 persen. Kita patut bangga karena superkomputer BMKG masuk 500 besar dunia,” ucap Dwikorita.

Selain teknologi, ia menuturkan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga diperkuat melalui pelatihan lintas instansi.

"Lebih dari seribu peserta mengikuti lebih dari empat puluh pelatihan teknis," ujar Dwikorita.

Sementara, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menilai, IDRIP lahir dari pelajaran bencana 2018. Terutama, dalam bencana yang mengguncang Palu, NTB, dan Selat Sunda.

“Bencana tak bisa dihentikan. Tapi risikonya bisa dikurangi melalui kesiapsiagaan terlatih,” ucap Suharyanto.

Suharyanto menjelaskan, sistem baru memungkinkan informasi BMKG tersalurkan cepat hingga ke desa tangguh. Mekanisme ini mencegah perilaku berisiko seperti warga berbondong ke pantai saat air surut.

Program IDRIP merupakan kolaborasi antara pemerintah Indonesia dan Bank Dunia dengan BNPB sebagai pelaksana utama. Proyek ini menegaskan prinsip akuntabilitas serta dampak nyata bagi keselamatan masyarakat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.