Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Pacitan Pantau Kerusakan Bangunan Pascagempa Magnitudo 6,4

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 09:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Pacitan Pantau Kerusakan Bangunan Pascagempa Magnitudo 6,4 Doc: ANTARA
Ket. Warga mengamati bangunan rumah yang dilaporkan mengalami kerusakan pascagempa bumi di Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026).

PACITAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Jatim), melakukan pemantauan dan pendataan awal terhadap laporan kerusakan yang diterima dari berbagai wilayah terdampak gempa magnitudo 6,4 pada Jumat(06/2) dini hari pukul 01.10 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko, mengatakan sementara ini sudah ada dua bangunan dilaporkan rusak akibat gempa yang berpusat di laut dangkal, 89 kilometer tenggara daerah itu pada dini hari.

"Saat ini masih fase monitoring dan pengumpulan data. Informasi awal memang ada laporan kerusakan bangunan," ujar Erwin.

Laporan sementara menyebutkan kerusakan terjadi di Lingkungan Kebon, Kelurahan Ploso, Kecamatan Pacitan, berupa rumah warga yang runtuh sebagian.

Kerusakan serupa juga dilaporkan di Desa Kembang, yang berbatasan langsung dengan Kelurahan Ploso, serta di Desa Kedungbendo, Kecamatan Arjosari.

BPBD Pacitan telah menurunkan petugas untuk melakukan asesmen lapangan guna memastikan tingkat kerusakan serta dampak yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

Erwin menyatakan kuatnya guncangan gempa memungkinkan terjadinya kerusakan bangunan, terutama rumah warga dengan struktur non-permanen.

Hingga Jumat pagi, BPBD Pacitan belum menerima laporan korban jiwa maupun luka akibat peristiwa tersebut, sementara proses pendataan masih terus dilakukan.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di 8,89 derajat Lintang Selatan (LS) dan 111,18 derajat Bujur Timur (BT) atau sekitar 89 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gempa susulan, serta segera melaporkan kepada aparat setempat jika menemukan kerusakan bangunan yang membahayakan keselamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pejabat Nge-gim Saat Jam Ke...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.