Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koperasi Merah Putih Tak Jadi Dapur MBG, Menkop: Hanya Terlibat sebagai Supplier Bahan Baku

24 Kamis, 05 Feb 2026, 21:49 WIB | Oleh:
Koperasi Merah Putih Tak Jadi Dapur MBG, Menkop: Hanya Terlibat sebagai Supplier Bahan Baku Koperasi Merah Putih Tak Jadi Dapur MBG, Menkop: Hanya Terlibat sebagai Supplier Bahan Baku Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Ket. Menteri Koperasi Ferry Juliantono dan Rektor Universitas Padjadjaran Arief S Kartasasmita berdiskusi di sela penandatanganan MoU Kementerian Koperasi dan Unpad di Bandung, Kamis (5/2).

BANDUNG, JAWA BARAT - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengungkapkan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP), tidak diarahkan untuk menjadi dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Alih-alih jadi infrastruktur dapur pada program prioritas nasional itu, Ferry membatasi bahwa Koperasi Merah Putih hanya terlibat dalam rantai distribusi bahan baku untuk keperluan dapur MBG, sebagai penyuplai (supplier).

"Koperasi Merah Putih enggak bisa jadi dapur. Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih mensuplai bahan-bahan yang diperlukan oleh SPPG atau dapur program makan bergizi gratis," kata Ferry selepas MoU dengan Universitas Padjadjaran di Kampus Unpad Bandung, Jawa Barat, Kamis.

Hal ini juga menjawab kemungkinan operasional bagi KDKMP di wilayah-wilayah yang minim bahkan tidak memiliki potensi alam. Untuk wilayah dengan karakter demikian, Ferry menyebut kegiatan usahanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan daerahnya sesuai mandatori yang ada.

"Tetap mandatori koperasi desa atau kelurahan boleh melakukan kegiatan usahanya sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerahnya. Bisa kerajinan, kuliner, bisa wisata dan lain sebagainya," ucap Ferry.

Pemerintah Indonesia menargetkan pembangunan sekitar 35 ribu unit Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) rampung pada tahun 2026 untuk melayani 82,9 juta penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sejauh ini, SPPG berfokus pada penyediaan makanan bergizi bagi kelompok rentan, sekolah dan ibu hamil, serta menciptakan lapangan kerja lokal.

Adapun Koperasi Merah Putih ditargetkan bisa beroperasi mulai Maret 2026 sekitar 28 ribu unit di seluruh Indonesia yang meningkat seiring waktu. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Ekonomi
Sebanyak 60 UMKM Ramaikan F...
Nasional
Penyaluran Bantuan Air Bers...
Megapolitan
Lapak Baca Gratis Hadir unt...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.