Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bakal Menambah PNBP, DPR RI Minta KKP Beri 'Hadiah Lebaran' VMS bagi Nelayan Kecil

📅 Kamis, 05 Feb 2026, 20:18 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bakal Menambah PNBP, DPR RI  Minta KKP Beri 'Hadiah Lebaran' VMS bagi Nelayan Kecil Doc: istimewa
Ket. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan ‘hadiah lebaran’ pada nelayan kecil terkait kebijakan Vessel Monitoring System (VMS)

JAKARTA- Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan ‘hadiah lebaran’ pada nelayan kecil terkait kebijakan Vessel Monitoring System (VMS). 

“Output dari kebijakan VMS ini adalah penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Ayok kita kembalikan sebagian PNBP yang telah berhasil diperoleh di tahun 2025 lalu, untuk bantuan VMS bagi nelayan kecil kita,” ungkap Alex dalam keterangan resmi yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Rabu (4/2).

VMS adalah sistem pemantauan kapal perikanan berbasis satelit yang wajib dipasang pada kapal berizin pusat (biasanya di atas 30 GT atau eks-daerah yang bermigrasi). Kegunaannya, untuk melacak posisi dan aktivitas secara real-time. VMS bermanfaat untuk meningkatkan keselamatan (fitur alarm), efisiensi dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi perikanan berkelanjutan. 

Hingga April 2025 lalu, sekitar 8.893 kapal telah terpasang VMS dari total 13.313 unit kapal yang mengantongi izin dari pemerintah pusat. Alex juga mengapresiasi Menteri KKP yang telah menggaransi, akan ada percepatan pemberian izin bagi pengusaha perikanan yang akan memasang VMS. 

“Dengan semakin banyaknya nelayan yang menggunakan VMS, tentunya akan menambah potensi pemasukan negara dari sektor ikan tangkap,” ungkap politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.

Dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan mitra kerja yang diselenggarakan pada Selasa (3/2) lalu Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono memperkirakan, produksi ikan nasional untuk periode Januari hingga Maret 2026, mencapai 3,57 juta ton.  

Angka tersebut terdiri dari kontribusi produksi ikan budidaya sebesar 2,05 juta ton yang mengandalkan optimalisasi masa panen serta produksi ikan tangkap sebesar 1,52 juta ton, dengan tetap memperhatikan dinamika cuaca dan musim penangkapan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Rona
Pertandingan Olahraga Tradi...

Muncul Lagi, Coba Dihitung Indonesia Memiliki Berapa Satgas

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Muncul Lagi, Coba Dihitung ...

Warga Kendari Diminta Mencermati Cuaca Buruk

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Kendari Diminta Mence...
Daerah
Kontingen Popda Natuna Tena...
Daerah
Peternak Sumut Dapat Gelont...

Piala Dunia, Australia Lolos dari Lubang Jarum

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Australia Lolo...

Piala Dunia, Fase Gugur Dimulai, Belanda Hadapi Maroko

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Fase Gugur Dim...
Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 27–28 Juni 2026: Ada Semasa Piknik hingga Konser KARD

Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 27–28 Juni 2026: Ada Semasa Piknik hingga Konser KARD

26 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.