Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bantul Targetkan Angka Kemiskinan Turun di Bawah 10 Persen 2026

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 15:59 WIB | Oleh:
Pemkab Bantul Targetkan Angka Kemiskinan Turun di Bawah 10 Persen 2026 Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

BANTUL -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengupayakan angka kemiskinan di daerah itu mengalami penurunan hingga angkanya kurang dari 10 persen dari saat ini yang masih sebesar 11,6 persen.

"Terkait kemiskinan itu kita berharap dan kita berupaya di tahun 2026 ini angkanya di bawah dua digit atau di bawah 10 persen, ini memang tantangan terbesar kita," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Rabu.

Menurut dia, sampai dengan awal Februari 2026 Badan Pusat Statistik (BPS) belum mengeluarkan rilis untuk angka kemiskinan di Bantul pada 2025. Namun berdasarkan data yang dimiliki Pemkab Bantul kemiskinan terakhir di angka 11,6 persen.

"Berarti kalau kita menginginkan di bawah dua digit atau di bawah 10 persen, kita harus menurunkan lebih dari 1,6 persen, dan itu tidak pernah ada dalam sejarah penurunan sebesar itu," katanya.

Bupati Halim mengatakan yang terjadi selama ini penurunan angka kemiskinan di Bantul pada kisaran 0,4 hingga 0,6 tiap tahun, namun diakui angka kemiskinan pernah turun lebih dari satu persen itu setelah pandemi COVID-19.

"Ya memang asalnya (angka kemiskinan) naik, kemudian habis COVID-19 itu turun, tapi itu lebih banyak karena adanya recovery ekonomi nasional, ya kalau tidak ada momentum itu ya berat," katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, saat ini Pemkab Bantul sedang berupaya ada momentum yang bisa menurunkan angka kemiskinan lebih dari 1,6 persen. Salah satu upayanya menggandeng Baznas, agar programnya difokuskan dalam penanggulangan kemiskinan.

"Baznas itu kan membiayai asnaf atau delapan golongan yang berhak menerima zakat. Tapi kita minta agar difokuskan ke warga miskin. Jadi APBD, Baznas, dan CSR kita kolaborasi, ini memang bukan hal yang mudah menurunkan sampai 1,6 persen itu, tapi ini pilihan prioritas," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Benyamin S Award untuk Tingkatkan Kinerja Kelurahan

50 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Benyamin S Award untuk Ting...
SEJARAH

4.000 Artefak Terkumpul dari Proyek MRT

52 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
4.000 Artefak Terkumpul dar...
Nasional
Pelantikan Wakil Panglima TNI
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.