Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos Tegaskan Data Akurat Kunci Utama Penurunan Angka Kemiskinan di Indonesia

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 11:25 WIB | Oleh:
Mensos Tegaskan Data Akurat Kunci Utama Penurunan Angka Kemiskinan di Indonesia Doc: ANTARA
Ket. Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Seskab Teddy Indra Wijaya dan perwakilan keluarga pahlawan nasional mengikuti kegiatan berlari yang bertajuk "Pahlawanku Teladanku November Run 2025" di TMII, Jakarta, Minggu (2/11/2025).

JAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa validasi keakuratan data kesejahteraan sosial menjadi kunci utama dalam menurunkan angka kemiskinan di Indonesia secara terukur dan berkelanjutan.

“Presiden Prabowo menekankan bahwa langkah pertama untuk mengentaskan kemiskinan adalah memastikan datanya akurat. Kalau datanya akurat, intervensinya juga akurat,” kata dia kepada pewarta selepas membuka acara "Pahlawanku Teladanku November Run 2025" di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu.

Menurut dia, kebijakan berbasis data memudahkan integrasi antar-program dan mempercepat dampak nyata terhadap masyarakat miskin.

Adapun saat ini pemerintah sudah memiliki data terintegrasi yakni Data Terpadu Sosial Ekonomi (DTSEN) yang keakuratannya terus dimuktahirkan oleh sejumlah kementerian/lembaga khususnya Badan Pusat Statistik (BPS).

Hal tersebut sebagaimana termaktub dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8/2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

“Dengan data yang sama dan valid, berbagai program bisa terintegrasi. Dampaknya lebih cepat dirasakan masyarakat,” kata Saifullah, dalam acara yang juga dihadiri oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan perwakilan keluarga dari pahlawan nasional kemerdekaan RI itu.

Saifullah menilai langkah-langkah strategis pemerintah di bawah arahan Presiden telah menurunkan angka kemiskinan secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

“Terakhir angka kemiskinan ada di sekitar 8,47 persen, dan mudah-mudahan dalam rilis berikutnya bisa turun lagi,” kata dia.

Dia optimistis terkait target pemerintah adalah menekan angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada 2026 dan kemiskinan umum di bawah lima persen pada 2029 tercapai.

Untuk itu, ia menegaskan bahwa dibutuhkan kolaborasi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah agar upaya pengentasan kemiskinan berjalan lebih efektif.

“Kalau data diperbaiki, intervensinya dilakukan bersama-sama, target nol persen kemiskinan ekstrem bisa tercapai,” cetusnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.