Laporan Jobstreet by SEEK: Indonesia Jadi Negara Pekerja Paling Bahagia di Asia Pasifik
📅 Selasa, 03 Feb 2026, 17:00 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohDi balik capaian ini, ancaman baru ikut muncul. Sebanyak 42% pekerja merasa kecerdasan buatan atau AI berpotensi mengancam keamanan pekerjaan mereka, terutama di sektor Teknologi.
Selain itu, 43% responden mengaku mengalami kelelahan mental atau burnout. Bahkan, 40% pekerja yang merasa bahagia ternyata tetap mengalami kelelahan tersembunyi.
Wisnu menyebut kondisi ini sebagai alarm bagi perusahaan. Menurutnya, kebahagiaan yang berkelanjutan hanya bisa tercapai jika target bisnis seimbang dengan kesehatan mental karyawan.
"Indonesia memang memimpin indeks kebahagiaan kerja, tetapi burnout dan kecemasan terhadap AI tidak boleh diabaikan. Perusahaan harus bertindak proaktif," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jobstreet by SEEK mendorong perusahaan fokus pada tiga strategi utama. Strategi tersebut meliputi membangun makna kerja, memberikan fleksibilitas hidup, dan memahami kebutuhan lintas generasi.
Perusahaan juga didorong membuka ruang dialog dua arah yang lebih sehat. Lingkungan kerja yang inklusif dinilai menjadi kunci agar talenta terbaik tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang.
Dengan kombinasi budaya kerja positif dan kebijakan yang adaptif, Indonesia berpeluang mempertahankan posisinya sebagai pasar tenaga kerja paling bahagia di Asia Pasifik. Tantangannya kini bukan sekadar menjaga angka, tetapi memastikan kebahagiaan itu benar-benar berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!