Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Laporan Jobstreet by SEEK: Indonesia Jadi Negara Pekerja Paling Bahagia di Asia Pasifik

5 Selasa, 03 Feb 2026, 17:00 WIB | Oleh:
Laporan Jobstreet by SEEK: Indonesia Jadi Negara Pekerja Paling Bahagia di Asia Pasifik Laporan Jobstreet by SEEK: Indonesia Jadi Negara Pekerja Paling Bahagia di Asia Pasifik Doc: Jobstreet by SEEK
Ket. Jobstreet by SEEK merilis laporan eksklusif bertajuk Workplace Happiness Index yang memetakan tingkat kebahagiaan pekerja di kawasan Asia Pasifik.

JAKARTA - Jobstreet by SEEK merilis laporan eksklusif bertajuk Workplace Happiness Index yang memetakan tingkat kebahagiaan pekerja di kawasan Asia Pasifik. Survei dilakukan oleh lembaga riset Nature pada Oktober hingga November 2025 terhadap sekitar 1.000 responden usia 18–64 tahun di Indonesia.

Hasilnya, Indonesia keluar sebagai pemimpin kebahagiaan kerja di Asia Pasifik. Sebanyak 82% responden mengaku cukup atau sangat bahagia di tempat kerja, unggul jauh dibanding Hong Kong (47%), Singapura (56%), dan Australia (57%).

Selain itu, 86% pekerja Indonesia merasa dihargai oleh perusahaan. Sebanyak 75% lainnya menyebut pekerjaan mereka memberi kepuasan batin atau rasa bermakna.

Meski gaji masih jadi faktor utama bagi 54% responden, data menunjukkan kebahagiaan tidak semata soal nominal. Work-life balance dan tujuan kerja justru menjadi motor utama kepuasan jangka panjang.

Rekan kerja atau tim menjadi faktor paling membahagiakan dengan skor 77%. Disusul lokasi tempat kerja sebesar 76% dan tujuan kerja sebesar 75%.

Namun, laporan ini juga menyoroti sisi gelap dunia kerja. Sebanyak 44% pekerja mengaku mengalami stres, sementara 56% merasa terbebani oleh tuntutan pekerjaan.

Faktor kepemimpinan senior menjadi penentu penting, tetapi tingkat kepuasan baru mencapai 64%. Hal ini menandakan masih adanya gap komunikasi dan transparansi di banyak organisasi.

Acting Managing Director Jobstreet by SEEK Indonesia Wisnu Dharmawan menegaskan kebahagiaan kerja tidak bisa dibangun hanya dengan gaji tinggi. Menurutnya, makna kerja dan keseimbangan hidup menjadi kunci utama.

"Gaji yang kompetitif memang penting, tetapi kebahagiaan jangka panjang tercipta saat karyawan merasa pekerjaannya bermakna dan memiliki waktu untuk hidup di luar kantor," kata Wisnu.

Ia menambahkan peran pemimpin sangat krusial dalam membangun komunikasi terbuka. Pengakuan atas kontribusi karyawan dinilai mampu menjaga motivasi dan loyalitas.

Laporan ini juga mengungkap adanya happiness gap antar generasi. Gen X tercatat sebagai kelompok paling bahagia dengan skor 85%, disusul Milenial sebesar 84%.

Sebaliknya, Gen Z berada di posisi terbawah dengan tingkat kebahagiaan 76%. Kelompok ini dinilai kerap merasa kurang dihargai dan sulit menemukan keterkaitan antara tugas harian dan tujuan besar perusahaan.

Dari sisi sektor industri, Teknologi menjadi yang paling unggul dengan tingkat kebahagiaan mencapai 93%. Rasa bangga terhadap tempat kerja dan kejelasan arah karier menjadi faktor dominan.

Berdasarkan wilayah, Jabodetabek mencatat skor tertinggi sebesar 87%. Wilayah Barat Indonesia berada di posisi terendah dengan angka 75%, dipengaruhi faktor pendapatan dan akses fasilitas kerja.

Di balik capaian ini, ancaman baru ikut muncul. Sebanyak 42% pekerja merasa kecerdasan buatan atau AI berpotensi mengancam keamanan pekerjaan mereka, terutama di sektor Teknologi.

Selain itu, 43% responden mengaku mengalami kelelahan mental atau burnout. Bahkan, 40% pekerja yang merasa bahagia ternyata tetap mengalami kelelahan tersembunyi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Uni Eropa Selidiki Motif Ho...
Megapolitan
PKK dan RPTRA Budi Daya Tan...
Luar Negeri
Libya Ukir Sejarah Baru Kin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

05 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.