Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Amerika Serikat Uji Coba Rudal ERAM Terbaru di Florida

📅 Senin, 02 Feb 2026, 18:10 WIB | Oleh:
Amerika Serikat Uji Coba Rudal ERAM Terbaru di Florida Doc: Ist
Ket. Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force) melakukan uji coba hulu ledak aktif dari Extended Range Attack Munition (ERAM) di Lapangan Uji dan Pelatihan Eglin, Florida.

JAKARTA - Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force) melakukan uji coba hulu ledak aktif dari Extended Range Attack Munition (ERAM) di Lapangan Uji dan Pelatihan Eglin, Florida. Pengujian ini menjadi tonggak penting karena berhasil dilakukan kurang dari 16 bulan setelah kontrak awal program tersebut diberikan.

Pihak Angkatan Udara menyebut seluruh target utama uji coba berhasil dicapai, termasuk detonasi penuh hulu ledak dan pengumpulan data presisi tinggi. Data ini akan digunakan untuk mempercepat pematangan sistem sebelum masuk ke tahap pengembangan lanjutan.

Perusahaan mitra Zone 5 Technologies mengonfirmasi keterlibatannya dalam uji tembak langsung tersebut. Mereka menyatakan demonstrasi ini membuktikan kematangan konsep "Rusty Dagger" yang menjadi dasar desain ERAM.

"Uji coba yang sukses ini menunjukkan kemampuan serangan jarak jauh generasi berikutnya yang matang dan terjangkau dari Rusty Dagger, dan merupakan bukti dari apa yang mungkin terjadi ketika industri dan Angkatan Udara bekerja sama secara erat," kata Zone 5 Technologies dalam pernyataan resminya.

Angkatan Udara Amerika Serikat menilai pengujian ini sebagai standar baru dalam percepatan pengadaan sistem persenjataan. ERAM disebut berkembang sangat cepat dari tahap kontrak hingga uji hulu ledak aktif dalam waktu kurang dari dua tahun.

Pejabat militer menyebut percepatan ini sejalan dengan strategi Departemen Pertahanan AS yang menekankan penyediaan kemampuan tempur dengan kecepatan relevan. Pendekatan ini dinilai krusial di tengah potensi konflik berskala besar.

ERAM sendiri merupakan rudal jelajah generasi baru yang diluncurkan dari udara dengan sistem pemandu presisi. Senjata ini dirancang untuk menyerang target bernilai tinggi dengan jarak jauh dan tingkat akurasi tinggi.

Sistem ini juga dikembangkan dengan konsep massa terjangkau, sehingga memungkinkan produksi dalam jumlah besar tanpa biaya setinggi amunisi konvensional generasi lama. Pendekatan ini diharapkan memperkuat cadangan persenjataan Angkatan Udara dalam skenario perang berkepanjangan.

"Beralih dari kontrak ke demonstrasi tembak langsung dalam waktu kurang dari dua tahun membuktikan bahwa kita dapat memberikan kemampuan mematikan dan hemat biaya dengan cepat," kata Brigjen Robert Lyons III, Eksekutif Akuisisi Portofolio Senjata Angkatan Udara AS.

"Inilah cara kita membangun kembali kekuatan militer, yaitu dengan memberdayakan tim internal dan mitra industri untuk menembus birokrasi," tambahnya.

Uji coba ERAM ini melibatkan Direktorat Persenjataan Pusat Manajemen Siklus Hidup Angkatan Udara, Sayap Uji ke-96, serta sejumlah mitra industri pertahanan. Seluruh proses perencanaan hingga analisis data dilakukan dari Fasilitas Kontrol Pusat Eglin.

Brigjen Mark Massaro selaku Komandan Sayap Uji ke-96 menegaskan bahwa ERAM dirancang untuk menciptakan keunggulan asimetris di medan perang modern. Ia menilai sistem ini memberi fleksibilitas bagi komandan untuk mengerahkan daya gempur besar dengan biaya yang lebih efisien.

"Pertempuran masa depan menuntut sistem yang hemat biaya dan dapat dikorbankan seperti ERAM agar komandan bisa menghasilkan kekuatan besar," ujar Massaro.

Angkatan Udara memastikan seluruh data hasil uji akan menjadi dasar keputusan produksi dan kesiapan operasional. Jika lolos tahap berikutnya, ERAM diproyeksikan menjadi salah satu tulang punggung senjata jarak jauh Amerika Serikat dalam beberapa tahun ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Penurunan Harga Pupuk Membantu Petani Sumedang

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penurunan Harga Pupuk Memba...

Tinggalkan City, Rodri Perkuat Skuat Barcelona

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tinggalkan City, Rodri Perk...
Ekonomi
Tenun Goyor Hadapi Tantanga...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.