Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Perang Melawan AI Nakal, Australia Rancang Sistem Peringatan Dini demi Keamanan Nasional

1 Selasa, 15 Sep 2026, 16:17 WIB | Oleh:
Perang Melawan AI Nakal, Australia Rancang Sistem Peringatan Dini demi Keamanan Nasional Perang Melawan AI Nakal, Australia Rancang Sistem Peringatan Dini demi Keamanan Nasional Doc: AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV/Getty Images

CANBERRA - Kepala badan intelijen siber Australia memperingatkan bahwa negara tersebut membutuhkan sistem peringatan dini untuk ancaman yang ditimbulkan oleh AI, demikian warta Xinhua pada Selasa (15/9).

Abigail Bradshaw, direktur jenderal Australian Signals Directorate (ASD), mengatakan dalam sebuah pertemuan di Canberra pada Senin (14/9) bahwa serangan berbasis AI dapat memanfaatkan teknologi usang yang digunakan oleh pemerintah dan dunia usaha.

Dia mengimbau berbagai organisasi untuk memanfaatkan AI sebagai sarana pertahanan, dan menyarankan agar badan-badan intelijen serta keamanan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan AI untuk mengidentifikasi risiko sejak dini.

"Apa yang belum kita miliki saat ini, sesuatu yang sudah ada dalam konteks siber namun belum diformalkan dalam konteks AI, adalah sistem peringatan dini," ujar Bradshaw.

Pertemuan di Canberra tersebut digelar beberapa hari setelah CEO Anthropic, Dario Amodei, pada Sabtu (12/9) menyerukan agar industri memperlambat laju pengembangan AI dan meminta evaluator pihak ketiga untuk memverifikasi kepatuhan model AI terhadap langkah-langkah keselamatan.

CEO OpenAI Sam Altman dan Elon Musk dari xAI menyatakan sependapat dengan Amodei.

Menanggapi hal ini, Asisten Menteri Sains, Teknologi, dan Ekonomi Digital Australia Andrew Charlton pada Senin (14/9) mengatakan dirinya tidak ingin perusahaan teknologi atau Amerika Serikat menjadi satu-satunya pihak yang bertanggung jawab dalam menetapkan batasan pengaman bagi AI.

"Menurut saya, kita tidak perlu terlalu memedulikan pernyataan para CEO secara individu atau apa yang diinginkan oleh para eksekutif tertentu," ujarnya.

"Saya tidak setuju jika urusan ini diserahkan sepenuhnya ke tangan perusahaan atau negara-negara adidaya," imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
IQAir Catat Polusi Udara Ja...

Gunung Ibu Erupsi Semburkan Abu Setinggi 200 Meter

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Gunung Ibu Erupsi Semburkan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

Empat Tips Mengatur Pengeluaran agar Tidak Boros saat Sering Bayar Pakai QRIS

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.