Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diinfokan ada Kenaikan Harga Sepihak, Bapanas-Kementan 'Ngegas' Sidak 6 TPH Ciputat

📅 Minggu, 01 Feb 2026, 21:38 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Diinfokan ada Kenaikan Harga Sepihak, Bapanas-Kementan 'Ngegas' Sidak 6 TPH Ciputat Doc: istimewa
Ket. Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar inspeksi mendadak ke enam tempat pemotongan hewan (TPH) di Ciputat, Tangerang Selatan, Ahad, 1 Februari 2026

JAKARTA— Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar inspeksi mendadak ke enam tempat pemotongan hewan (TPH) di Ciputat, Tangerang Selatan, Ahad, 1 Februari 2026. 

Sidak dilakukan Satgas Sapu Bersih (Saber) setelah menerima informasi kenaikan harga karkas 1.000 rupiah per kilogram, di tengah upaya menjaga stabilitas harga daging menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Inspeksi dipimpin Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa. Dari enam TPH yang diperiksa, hanya TPH Intisari 4 yang sempat menaikkan harga karkas dari 106.000 rupiah menjadi 107.000 rupiah per kilogram. Di lokasi, harga tersebut langsung dikembalikan ke posisi semula.

“Kami menerima informasi kenaikan harga sepihak, sehingga langsung kami tindak lanjuti. Kami minta harga diturunkan dan tidak dinaikkan kembali,” kata Ketut di lokasi. Ia menegaskan, penyesuaian ini harus diikuti TPH lain, dan bila tidak dipatuhi akan ditindaklanjuti aparat.

Di lokasi, penanggungjawab TPH Intisari 4, Imron, menyatakan komitmen untuk mengembalikan harga ke posisi semula. “Akan kembali dengan harga semula dan tukang daging juga jangan sampai naikin harga dagingnya di pasar, biar seimbang semua, seperti itu,” kata Imron.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda menegaskan, pengembalian harga di TPH harus diikuti hingga ke pedagang pasar.

“Tadi dari rumah potong mengembalikan harganya ke harga normal. Kami mohon seluruh para pedagang daging eceran di pasar-pasar tradisional untuk menjaga stabilitas harga daging ke tataran normal,” ujar Agung.

Tetap sesuai kesepakatan

Agung juga mengaku telah berkoordinasi langsung dengan pemasok sapi dan asosiasi pelaku usaha untuk menjaga konsistensi harga dari hulu ke hilir. Ia menyebut telah menghubungi feedloter serta pengurus Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) dan Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) agar harga sapi siap potong dan daging segar di pasar tetap sesuai kesepakatan.

Dari penelusuran di lapangan, sapi yang dipotong di TPH Intisari 4 berasal dari PT Agrisatwa Jaya Kencana dengan harga Rp53.000–55.000 per kilogram bobot hidup. Feedloter menyampaikan sapi yang dikirim baru dipelihara 2–2,5 bulan dengan bobot 400–450 kilogram. Kondisi ini sempat memengaruhi persentase meat yield dan dijadikan alasan penyesuaian harga karkas, namun kenaikan harga tidak dilanjutkan setelah sidak.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Nasir, menegaskan pengawasan bersama lintas instansi untuk menjaga kenyamanan masyarakat selama Ramadan dan menyambut Idulfitri. “Kami terus memantau bersama Dinas Perdagangan dan Polda. Pedagang di pasar juga harus menurunkan sesuai harga yang sudah disepakati,” katanya.

Pemerintah memastikan, langkah cepat di lapangan ini menjaga konsistensi harga dari hulu hingga hilir. Bagi peternak, harga sapi hidup tetap pada kesepakatan Rp55.000 per kilogram. Bagi masyarakat, pengembalian harga karkas ke Rp106.000 per kilogram diharapkan menahan kenaikan harga daging di pasar menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Olahraga
Ferrari Janji Bangkit di Ma...
Advertisement
Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.