Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sinergi RI-Tiongkok, Program Kelas Industri Berhasil Luluskan SDM Berstandar Global

📅 Sabtu, 31 Jan 2026, 20:50 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Sinergi RI-Tiongkok, Program Kelas Industri Berhasil Luluskan SDM Berstandar Global Doc: istimewa
Ket. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, penguatan SDM industri merupakan kunci utama dalam mendorong pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan

JAKARTA-Dalam rangka mendukung visi pembangunan nasional Asta Cita, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat daya saing industri nasional agar mampu menjawab tantangan dan dinamika global. Salah satu strategi utama yang dijalankan adalah penyiapan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, penguatan SDM industri merupakan kunci utama dalam mendorong pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan. Oleh karena itu, Kemenperin secara konsisten menyelenggarakan pendidikan vokasi industri yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

"Ketersediaan SDM industri yang kompeten menjadi salah satu penggerak utama dalam meningkatkan daya saing industri nasional," ujar Menperin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (31/1).

Sepanjang tahun 2025, Kemenperin berhasil meluluskan sebanyak 5.386 siswa dan mahasiswa dari 22 unit pendidikan vokasi di bawah naungan Kemenperin. Para lulusan tersebut dibekali kompetensi sesuai kebutuhan industri manufaktur, siap kerja, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi industri. Tingkat serapan lulusan ke dunia industri tercatat mencapai 68 persen saat kelulusan, dan ditargetkan meningkat hingga 100 persen dalam kurun waktu enam bulan setelah kelulusan.

Sebagai unit kerja Kemenperin yang bertanggung jawab dalam pembangunan SDM industri, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) terus memperluas kolaborasi strategis dengan berbagai mitra industri dan institusi pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri.

Pada Selasa (20/1), BPSDMI berhasil meluluskan mahasiswa Politeknik ATK Yogyakarta yang mengikuti Program LubanMozi College, hasil kerja sama dengan perusahaan dan institusi pendidikan asal Tiongkok, yakni Sailun Group dan Qingdao Technical College (QTC).

Politeknik ATK Yogyakarta, sebagai unit pendidikan tinggi vokasi di bawah naungan BPSDMI Kemenperin yang berfokus pada pengembangan kompetensi industri kulit, karet, dan plastik, telah menyeleksi dan mengirimkan 10 mahasiswa untuk mengikuti Program LubanMozi College di Tiongkok sejak September 2025.

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kolaborasi global antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak SDM industri unggul.

"Kami meyakini bahwa pengalaman belajar langsung di lingkungan industri melalui praktik kerja industri internasional seperti ini menjadi bagian penting dalam membentuk smart talent yang siap menghadapi era industri modern,"ujarnya.

Menurut Doddy, SDM industri masa depan tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan transformasi digital dan konsep smart manufacturing yang berkembang pesat.

Program pendidikan vokasi ini dilaksanakan selama empat bulan dengan memanfaatkan teknologi tinggi, seperti Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI), serta mengintegrasikan pembelajaran Bahasa Mandarin sebagai bagian dari penguatan kompetensi global.

Mahasiswa lulusan Program LubanMozi College tersebut tercatat sebagai mahasiswa internasional pertama yang dibina langsung oleh Sailun Group dan QTC. Selain itu, sebagian peserta berhasil lulus simulasi ujian kemampuan Bahasa Mandarin HSK Level 3, dan sebagian lainnya lulus simulasi HSK Level-4.

President QTC Xing Guanlu menyatakan bahwa program ini menjadi langkah strategis dalam memperdalam integrasi internasional antara industri dan pendidikan, sekaligus mendukung strategi going global.

"Saya berharap para peserta dapat membawa kembali ke Indonesia seluruh pengetahuan, pengalaman, dan pemahaman yang diperoleh di Tiongkok, serta menjadi profesional yang mahir berbahasa Mandarin, unggul secara teknis, dan memiliki wawasan budaya yang luas,"ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Pemerintah buka polling log...
Nasional
Keterangan Pers kasus penga...

Ziarah makam pahlawan di Surabaya

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Ziarah makam pahlawan di Su...

Gadai emas menjelang tahun ajaran baru

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Gadai emas menjelang tahun ...
Daerah
Tradisi pembuatan nasi jang...

Tambahan stok beras di Sumut

1 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Tambahan stok beras di Sumut
Megapolitan
Ruang publik Alun-alun Kabu...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 7
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.