Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Upah Pengupas Bawang Rp700.000, Hasan Nasbi: Kita Harus Merdeka dari Penjajahan Algoritma

📅 Senin, 17 Agu 2026, 15:22 WIB | Oleh:
Upah Pengupas Bawang Rp700.000, Hasan Nasbi: Kita Harus Merdeka dari Penjajahan Algoritma Doc: antara foto
Ket. Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi

JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan dengan membebaskan pikiran dan emosi dari pengaruh algoritma di ruang digital.

"Kita kayaknya harus belajar merdeka dari penjajahan algoritma ini," kata Hasan seusai menghadiri Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/8).

Hasan mengatakan masyarakat perlu membangun mekanisme dan kebiasaan dalam mengonsumsi informasi agar pikiran maupun emosi tidak mudah dipengaruhi oleh algoritma media sosial.

Menurut dia, salah satu contohnya terlihat dari ramainya pembahasan di media sosial mengenai potongan pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyebut upah Rp700.000 untuk pekerjaan mengupas bawang.

Hasan menilai perhatian publik kemudian terfokus pada potongan pernyataan tersebut dibandingkan keseluruhan substansi pidato Presiden.

"Kita pikirkan substansi dari pidato besar Presiden, ya," katanya.

Menurut Hasan, masyarakat sebaiknya melihat suatu pidato atau informasi secara utuh dan tidak hanya terpaku pada satu atau dua kalimat yang dipotong dan beredar melalui media sosial.

Ia mengatakan masyarakat perlu mendalami substansi dan gagasan yang disampaikan daripada mudah terpengaruh oleh narasi yang berkembang dari potongan konten di ruang digital.

Dalam kesempatan tersebut, Hasan juga menyinggung penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut dia, Presiden Prabowo telah menginstruksikan jajaran pemerintah untuk turun langsung serta mengerahkan bantuan bagi masyarakat terdampak sejak awal penanganan bencana. "Hari ini mungkin beberapa menteri masih 'standby' di sana," katanya.

Hasan mengatakan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, serta Wakil Menteri Sosial berada di wilayah terdampak untuk mendukung penanganan tanggap darurat dan pemulihan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.