Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Morowali Sangat Mengkhawatirkan Tanah Bergerak, Ratusan Orang Telah Mengungsi

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 12:51 WIB | Oleh:
Warga Morowali Sangat Mengkhawatirkan Tanah Bergerak, Ratusan Orang Telah Mengungsi Doc: ist
Ket. bahaya tanah longsor/bergerak

MOROWALI – Masyarakat Morowali, Sultengh, sangat terganggu banyaknya tanah bergerak. Ratusan orang telah mengungsi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaporkan 288 jiwa mengungsi akibat tanah bergerak di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali.

Pelaksana Tugas Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Asbudianto dalam keterangan di Palu, Jumat, mengatakan peristiwa tanah bergerak tersebut terjadi pada Kamis (29/1), sekitar pukul 03.00 Wita.

Ia menjelaskan peristiwa tersebut diduga dipicu aktivitas lima ekskavator yang sedang melakukan kegiatan pemuatan material di sekitar lokasi. Aktivitas tersebut menimbulkan getaran yang menyebabkan kepanikan warga.

Ia mengatakan efek getaran kemudian timbul kembali pada saat hari menjelang malam dengan tanda-tanda tanah mulai bergerak. “Efek getaran sempat dirasakan warga, kemudian berlanjut keesokan harinya menjelang malam dengan tanda-tanda tanah mulai bergeser,” ujarnya.

BPBD Sulteng telah berkoordinasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Morowali dan melakukan asesmen di lapangan untuk penanganan di lokasi terdampak.

Berdasarkan hasil asesmen sementara, peristiwa tersebut berdampak terhadap 94 kamar kos dan 288 jiwa yang kemudian mengungsi. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. “Kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan warga terdampak meliputi hunian sementara dan bantuan logistik,” ujarnya.

Kasus Purbalingga

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemulihan akses terdampak banjir bandang di Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, Kementerian PU memberikan dukungan penuh dalam percepatan penanganan bencana di berbagai daerah, termasuk Pemalang dan Purbalingga dengan mengedepankan koordinasi lintas sektor.

“Kementerian PU bergerak cepat untuk membuka kembali akses yang terputus akibat bencana. Alat berat dan jembatan darurat kami turunkan, termasuk jika diperlukan penyiapan Jembatan Bailey. Seluruh langkah ini kami lakukan melalui koordinasi intensif dengan BPBD, pemerintah daerah, Basarnas dan seluruh instansi terkait di lapangan,” kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan pemulihan konektivitas wilayah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah.

Percepatan penanganan dilaksanakan melalui pembukaan akses jalan dan pemasangan jembatan darurat guna mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik.

Di Kabupaten Pemalang, banjir bandang yang terjadi di wilayah Kecamatan Pulosari menyebabkan kerusakan pada infrastruktur jembatan dan akses jalan, khususnya di Desa Penakir.

Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DI Yogyakarta sejak 27 Januari 2026 telah bergerak ke lokasi terdampak, disusul dengan memobilisasi alat berat dan Jembatan Bailey untuk membuka kembali akses jembatan yang terputus dan melakukan pembukaan jalur terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Olahraga
Crysencio Summerville
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.