Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko PMK Sebut: Stunting dan TBC Masih Jadi Musuh Besar Kesehatan Rakyat

📅 Jumat, 31 Okt 2025, 20:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menko PMK Sebut: Stunting dan TBC Masih Jadi Musuh Besar Kesehatan Rakyat Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, saat menghadiri pembukaan Forum Ilmiah Tahunan dan Mukernas Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jumat (31/10).

Semarang - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno mengatakan bahwa permasalahan mendasar bidang kesehatan di Indonesia adalah stunting dan tuberkulosis (TBC) yang harus segera dituntaskan.

"Ini permasalahan kita bersama dan memerlukan penanganan yang sangat cepat. Presiden sudah perintahkan kepada kabinet untuk percepatan," katanya, di Semarang, Jumat (31/10).

Hal tersebut disampaikan Pratikno saat menghadiri pembukaan Forum Ilmiah Tahunan dan Mukernas Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Menurut dia, penanganan masalah kesehatan, seperti stunting dan tuberkulosis memerlukan peran sentral dari ahli kesehatan masyarakat (AKM).

Ia juga menyoroti rawannya penyakit menular (zoonis) dari hewan ke manusia atau sebaliknya, misalnya rabies di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kasusnya tinggi, serta penyakit lain yang dipicu oleh hewan, seperti malaria dan demam berdarah.

"Nah inilah peran sentral dari para ahli kesehatan masyarakat yang pendekatannya tidak hanya dengan perangkat teknis medis yang klinikal, tetapi juga sosial dan gaya hidup, termasuk kesehatan hewan dan kesehatan alam," katanya.

Pratikno mengingatkan pentingnya sinergi lintas sektoral dalam penanganan masalah kesehatan, sebagaimana yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan program Dokter Spesialis Keliling (Speling) mendukung Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Sementara itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengatakan bahwa kesehatan dan keselamatan masyarakat menjadi yang paling utama.

Oleh karena itu, Pemprov Jawa Tengah berusaha memberikan pelayanan paripurna terkait kesehatan melalui program Speling yang menjangkau ke desa-desa.

Program Speling terus digencarkan, dan hingga 13 Oktober 2025 telah menjangkau 595 desa di 35 kabupaten/kota, dengan total 64.278 jiwa penerima manfaat.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung terkait skrining (pelacakan) penderita TBC di Jawa Tengah yang juga diintegrasikan dengan program Speling.

Skrining itu dilakukan menggunakan alat portabel pemeriksaan tuberkulosis, namun sayangnya alatnya masih terbatas sehingga perlu diperbanyak.

"Program Speling sangat dirasakan oleh masyarakat. Untuk TBC kami butuh alat yang mobilitasnya bisa mencapai desa, saat ini masih kurang," katanya.

Ketua Umum PP IAKMI Dedi Supratman menambahkan bahwa ahli kesehatan masyarakat saat ini cukup banyak karena dihasilkan dari lebih 200 program studi dan lulusannya sudah lebih 100.000 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.