Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Agam Bangkit Pascabencana, Pemkab Gandeng BI Gelar Sekolah Lapangan

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 18:56 WIB | Oleh:
UMKM Agam Bangkit Pascabencana, Pemkab Gandeng BI Gelar Sekolah Lapangan Doc: ANTARA/Yusrizal
Ket. Suasana Pemkab Agam-BI Perwakilan Sumbar mengadakan sekolah lapangan bagi pelaku UMKM untuk mempercepat pemulihan dari dampak bencana, Kamis (29/1).

LUBUK BASUNG - Pemerintah Kabupaten Agam bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Barat menggelar sekolah lapangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terdampak bencana hidrometeorologi, sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi dan memperkuat ketahanan usaha pascabencana.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha, Kecil dan Menengah (DKUKM) Agam Endrimelson di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan sekolah lapangan diadakan di Kecamatan Matur untuk pelaku UMKM.

"Kegiatan berlangsung selama dua hari pada 29-30 Januari 2026 dengan peserta dari daerah terdampak," katanya.

Ia mengatakan sekolah lapangan bekerja sama dengan BI Sumbar ini, merupakan Program Dari Nagari (Desa) untuk Negeri (Daun).

Selama pelatihan, peserta dibekali strategi pengembangan usaha pasca-bencana, pengolahan produk berbasis komoditas lokal, serta penguatan manajemen dan ketahanan bisnis.

"Kami ingin UMKM tidak hanya bangkit secara fisik, tetapi juga secara kapasitas dan strategi usaha, mulai dari pengolahan produk hingga peningkatan nilai tambah komoditas lokal," katanya.

Ia mengakui kegiatan itu bagian dari program quick win Bl dalam mendorong stabilitas ekonomi dan pertumbuhan usaha lokal.

Hal itu, katanya, untuk mempercepat pemulihan UMKM terdampak bencana hidrometeorologi.

Ia berharap, program ini memperkuat kemandirian ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat terdampak, dan dapat direplikasi di nagari atau desa lain di Agam.

Pemkab Agam terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi dalam mendukung kebangkitan UMKM serta pemulihan ekonomi daerah.

Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Agam mencatat 1.406 UMKM terdampak banjir bandang, longsor, dan banjir melanda daerah itu pada 27 November 2025, dengan kerugian pelaku UMKM sekitar Rp220 miliar.

Pelaku UMKM yang terdampak bencana tersebut, antara lain akibat lokasi usaha mereka rusak dan akses menuju tempat mereka terputus. Dinas terkait telah melakukan penginputan data dalam rangka penyusunan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.