Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenkum Sebut Pemerintah Siap Hadapi Uji Materi KUHP-KUHAP Baru di MK

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 16:15 WIB | Oleh:
Wamenkum Sebut Pemerintah Siap Hadapi Uji Materi KUHP-KUHAP Baru di MK Doc: antara foto
Ket. Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej

JAKARTA - Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej mengatakan pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) siap menghadapi sidang uji materi KUHP dan KUHAP baru di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kita siap untuk menghadapi itu, pemerintah dan DPR siap," kata Eddy, sapaan akrabnya, dalam wawancara cegat usai sosialisasi KUHP dan KUHAP baru kepada Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) di Jakarta, Rabu (28/1).

Eddy menjelaskan bahwa pemerintah akan memberikan bukti mengenai adanya partisipasi publik dalam penyusunan KUHP-KUHAP baru yang sudah berlaku sejak 2 Januari 2026.

"Kita siap, kita akan siap bagaimana menunjukkan berbagai bukti terkait partisipasi publik, tetapi yang penting bagaimana argumentasi kita, mengapa pasal-pasal itu harus disusun demikian," ucapnya.

Dalam uji materi KUHP dan KUHAP baru, Eddy membenarkan terdapat 15 perkara dalam uji materi KUHP dan enam perkara pada uji materi KUHAP.

"Betul, ada 15 perkara untuk KUHP dan enam perkara untuk KUHAP," ujarnya.

Sebelumnya, Eddy Hiariej usai menghadiri pidato pengukuhan Jabatan Guru Besar Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta, Kamis (15/1), mengatakan bahwa pemerintah akan memberikan jawaban pada agenda sidang di MK.

Oleh karena itu, dirinya menghormati proses sidang yang sedang berjalan di MK mengenai uji materi kedua kitab undang-undang tersebut.

"Jadi, bukannya kami tidak mau jawab ke media, tetapi kita menghormati proses yang sedang berjalan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

33 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

58 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.