Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sepanjang 2025 KNKT Lakukan Investigasi Kecelakaan Transportasi, Ini Hasilnya 

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 19:49 WIB | Oleh:

Pada tahun 2025 sendiri, Subkomite LLAJ mencatat tujuh laporan awal, satu laporan dalam proses tanggapan, dan satu laporan akhir yang telah diselesaikan. Sepanjang periode 2015—2025, KNKT telah menghasilkan total 1.198 rekomendasi keselamatan kecelakaan LLAJ yang terbagi ke dalam kategori pengaturan atau regulasi, sarana kendaraan, prasarana, serta pengendalian dan pengawasan, dengan kategori pengendalian dan pengawasan menjadi proporsi terbesar sebanyak 479 dari total rekomendasi.

Selama tahun 2025, Subkomite LLAJ juga menangani sejumlah peristiwa kecelakaan menonjol, antara lain kecelakaan beruntun bus Sakhindra Trans di Kota Batu, kecelakaan beruntun truk tronton di Gerbang Tol Ciawi 2, kecelakaan bus ALS di Padang Panjang, tabrakan dump truck dan minibus di Purworejo, kejadian berasap pada mobil sedan listrik di Jakarta Barat, serta kecelakaan bus pariwisata di kawasan Bromo.

KNKT juga mengidentifikasi isu keselamatan penting, di antaranya dominasi faktor manusia dalam kecelakaan jalan, belum optimalnya regulasi perawatan sistem pengereman, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum yang belum efektif, serta meningkatnya risiko kebakaran kendaraan listrik yang memerlukan peningkatan sosialisasi dan kesiapsiagaan penanganan darurat.

Moda Penerbangan

Subkomite Investigasi Kecelakaan Penerbangan di tahun 2025 telah melaksanakan 19 investigasi yang terdiri dari 9 kecelakaan dan 10 kejadian serius. Kecelakaan dan kejadian serius tersebut didominasi oleh jenis peristiwa runway excursion, disusul kegagalan sistem atau komponen mesin, abnormal runway contact, turbulence encounter, controlled flight into terrain, serta kejadian terkait bahan bakar dan layanan navigasi udara.

Tiga peristiwa penerbangan menonjol pada tahun 2025 meliputi kecelakaan helikopter Airbus H 145 di Kalimantan Tengah, helikopter AS350B3 di Papua Tengah, serta kegagalan mesin pesawat GA 8 Airvan di Karawang.

Pada tahun yang sama, Subkomite Penerbangan menyelesaikan enam laporan final investigasi dan tiga konsep laporan final yang masih berada pada fase konsultasi, serta mengeluarkan 16 rekomendasi keselamatan yang sebagian besar ditujukan kepada operator pesawat udara dan otoritas terkait.

Isu keselamatan yang teridentifikasi antara lain permasalahan pengelolaan kelelahan pilot, belum adanya pemantauan berdasarkan pemanfaatan data penerbangan, efektivitas implementasi prosedur operasi, serta pengawasan terhadap risiko keselamatan penerbangan di daerah, seperti belum adanya pengawasan pengaturan larangan menerbangkan layanglayang di daerah.

Melalui capaian kinerja investigasi sepanjang tahun 2025 ini, KNKT berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja di bidang investigasi kecelakaan transportasi yang independen, profesional, dan berorientasi pada pencegahan kecelakaan di masa mendatang, serta tidak lupa untuk mendorong seluruh pemangku kepentingan agar menindaklanjuti rekomendasi keselamatan guna mewujudkan sistem transportasi nasional yang semakin berkeselamatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...
Daerah
Mahasiswa ITS Kembangkan Al...
Olahraga
Jojo Lolos ke Final Indones...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.