Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Indonesia Berawan hingga Hujan Ringan

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 08:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Indonesia Berawan hingga Hujan Ringan Doc: ANTARA
Ket. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan beberapa wilayah kabupaten dan kota di wilayah Sulawesi Utara berpotensi cuaca ekstrem hingga 1 Februari 2026.

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini berupa potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia pada Selasa (27/1).

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Adelia menerangkan secara umum daerah konvergensi memanjang di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Jambi hingga Lampung, Banten hingga Jawa Timur, Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Selatan, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah yang dilewati konvergensi atau konfluensi.

Oleh karena itu, pihaknya memprakirakan beberapa kota besar akan berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, yakni wilayah Jakarta, Serang, Surabaya, Tanjung Selor, Kupang, dan Merauke.

Sementara itu, beberapa kota besar lainnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang, yaitu wilayah Bengkulu, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Semarang, Bandung, Yogyakarta, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Mataram, Makassar, Kendari, Mamuju, Palu, Manokwari, Jayapura, Nabire, dan Jayawijaya.

Adapun beberapa kota besar yang lain diprakirakan hanya akan mengalami kondisi berawan pada hari ini, diantaranya wilayah Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pontianak, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, dan Sorong.

Sebelumnya pada Senin (26/1), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan fenomena angin kencang dengan kecepatan maksimal 37 kilometer per jam masih dirasakan oleh masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah dampak dari eks Siklon Tropis Luana.

"Kami melihat pengaruh angin kencang saat ini masih ada kaitan dari eks Siklon Tropis Luana," Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi, Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid BMKG NTB Ari Wibianto dalam Siniar Gerbang Mendengar di Mataram, Senin.

Selain itu, lanjutnya, ada pula gangguan siklonik di lapisan angin atas akibat kemunculan pusat tekanan rendah baru di wilayah Australia sebelah timur.

Sirkulasi angin dari sistem tekanan rendah tersebut, menurutnya, masih cukup kuat untuk memicu hembusan angin kencang di wilayah NTB, meski tidak sebesar dampak bibit Siklon Tropis 97S sebelumnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
Nasional
KPK Mulai Dalami Penugasan ...
Daerah
Udang Sukamara Jadi Mesin U...

Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Apple iPhone 18 Pro

16 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Apa Saja Kelebihan dan Keku...
Advertisement
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.