Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Mengejutkan! 43.671 PMI Bermasalah Dipulangkan, Ini Negara dengan Kasus Terbanyak

27 Selasa, 06 Okt 2026, 00:03 WIB | Oleh:
Kabar Mengejutkan! 43.671 PMI Bermasalah Dipulangkan, Ini Negara dengan Kasus Terbanyak Kabar Mengejutkan! 43.671 PMI Bermasalah Dipulangkan, Ini Negara dengan Kasus Terbanyak Doc: Antara foto
Ket. Arsip - Petugas mengambil keterangan dari seorang pekerja migran Indonesia (PMI) yang dipulangkan dari Malaysia di Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Dumai, Riau, Sabtu (11/4).

JAKARTA - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) mengatakan dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo, pemerintah telah berhasil memulangkan 43.671 pekerja migran Indonesia (PMI) yang menghadapi masalah di luar negeri, dengan pemulangan terbesar dari Malaysia, dan Kamboja.

"Dalam dua tahun terakhir, 43.671 PMI bermasalah telah difasilitasi kepulangannya dari berbagai negara penempatan," kata Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin kepada ANTARA di Jakarta, Senin.

Pernyataan itu dia sampaikan menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2026.

Mukhtarudin mengatakan data terbaru menunjukkan bahwa Malaysia dan Kamboja menjadi negara dengan jumlah kepulangan PMI bermasalah terbesar, disusul sejumlah negara lainnya di kawasan Asia dan Timur Tengah, imbuh Mukhtarudin.

Pemulangan, kata dia, dilakukan berdasarkan kondisi dan masalah yang dihadapi para pekerja migran. Pemulangan di antaranya dilakukan dengan deportasi dari negara tujuan penempatan karena overstay atau pelanggaran hukum.

Pemulangan juga dilakukan karena pekerja migran mengalami pemutusan hubungan kerja sebelum perjanjian kerja berakhir, kecelakaan kerja yang mengakibatkan PMI tidak dapat menjalankan pekerjaannya lagi, serta gangguan kesehatan baik fisik maupun psikis.

Dalam prosesnya, KP2MI berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, termasuk Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di negara penempatan untuk memastikan PMI yang menghadapi persoalan dapat memperoleh penanganan dan kembali ke tanah air dengan aman.

Pelindungan negara juga diberikan ketika PMI meninggal dunia di negara penempatan. Dalam periode yang sama, 1.234 jenazah PMI telah difasilitasi pemulangannya ke Indonesia untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga.

"Ketika PMI menghadapi masalah, negara harus hadir. Ketika mereka sakit, negara hadir. Ketika mereka harus kembali, negara hadir. Bahkan ketika seorang PMI meninggal dunia di luar negeri, negara memastikan jenazahnya dapat kembali kepada keluarga," kata Mukhtarudin.

Menurutnya, penguatan pelindungan PMI membutuhkan kerja bersama lintas kementerian/lembaga, pemerintah daerah, Perwakilan RI di luar negeri, serta pemangku kepentingan lainnya.

Pemerintah juga terus mendorong masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri untuk memahami prosedur penempatan yang resmi agar mendapatkan pelindungan sejak sebelum keberangkatan.

"Kita ingin masyarakat yang bekerja ke luar negeri berangkat secara resmi, bekerja secara aman dan terlindungi, serta dapat kembali ke tanah air dengan selamat. Itulah komitmen pemerintah dalam membangun pelindungan PMI dari hulu sampai hilir," kata Menteri P2MI Mukhtarudin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...

Xi Jinping Buka Pertemuan Penting PKT

2 jam lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Xi Jinping Buka Pertemuan P...
Advertisement
Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Aman jelang Nataru

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.