Xavi Puas dengan Empat Laga Pertama Bersama Belanda, Tekankan Semangat Kekeluargaan
Selasa, 06 Okt 2026, 00:04 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: UEFA
EINDHOVEN – Xavi Hernandez mengaku puas dengan empat pertandingan pertamanya sebagai pelatih tim nasional Belanda. Namun, pelatih asal Spanyol itu menegaskan masih banyak aspek yang harus dibenahi, terutama dalam membangun skuad yang mampu berjuang satu sama lain layaknya sebuah keluarga.
Kemenangan 2-1 atas Serbia dalam lanjutan UEFA Nations League, Minggu, membawa Belanda ke puncak Grup A2 sekaligus memperbesar peluang mereka melaju ke perempat final yang akan digelar Maret mendatang.
Dalam pertandingan tersebut, Belanda harus bekerja keras untuk mengamankan tiga poin. Xavi menilai perjuangan para pemain menunjukkan karakter yang ingin ia bangun sejak mengambil alih tim.
“Kami berjuang seperti sebuah keluarga. Kami benar-benar harus menderita,” ujar Xavi.
Pelatih yang pernah menjadi bagian dari tim Spanyol saat menjuarai Piala Dunia itu mengakui Belanda tidak mampu menjalankan permainan penguasaan bola seperti yang direncanakan.
“Kami harus bertahan, tetapi sebenarnya kami ingin memainkan sepak bola dengan penguasaan bola. Namun, kami tidak bisa melakukannya dan tidak mampu mengendalikan pertandingan karena Serbia melakukannya dengan sangat baik,” katanya.
Xavi kemudian mengubah formasi permainan. Keputusan tersebut memberikan dampak positif dan membantu Belanda tampil lebih baik.
“Ketika kami beralih ke formasi yang berbeda, semuanya menjadi lebih baik,” ujar Xavi.
Empat pertandingan pertama Xavi bersama Belanda menunjukkan pendekatan yang cukup fleksibel. Ia beberapa kali menggunakan formasi berbeda untuk menyesuaikan diri dengan karakter lawan.
Periode tersebut diawali dengan hasil imbang melawan Jerman di kandang sendiri. Setelah itu, Belanda meraih kemenangan saat bertandang ke Serbia, sebelum bermain imbang 2-2 melawan Yunani di laga tandang pada Kamis lalu.
Menurut Xavi, rangkaian pertandingan tersebut memberikan pelajaran penting bagi skuadnya.
“Kami sekarang tahu bagaimana mendominasi pertandingan dengan berbagai cara. Namun, kami juga tahu bagaimana harus bertahan dengan blok rendah maupun blok menengah pada situasi tertentu,” tuturnya.
Meski masih melihat sejumlah kekurangan dalam permainan, Xavi memberikan apresiasi terhadap karakter para pemainnya.
“Dalam hal nilai-nilai dasar yang kami miliki, saya sangat puas. Para pemain adalah orang-orang yang luar biasa. Namun, dari sisi sepak bola, kami harus berkembang di berbagai aspek,” katanya.
Salah satu pekerjaan rumah terbesar Belanda adalah memperbaiki pertahanan. Mereka kembali kebobolan saat menghadapi Serbia, yang berarti gawang Belanda selalu kemasukan dalam 12 pertandingan berturut-turut.
Xavi menyadari persoalan tersebut dan ingin timnya segera memiliki pertahanan yang lebih sulit ditembus.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!