Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

19 Marinir Jadi Korban Longsor Cisarua, TNI AL Kerahkan Prajurit, Drone hingga Anjing Pelacak

📅 Selasa, 27 Jan 2026, 08:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
19 Marinir Jadi Korban Longsor Cisarua, TNI AL Kerahkan Prajurit, Drone hingga Anjing Pelacak Doc: ANTARA
Ket. Tim SAR gabungan dan TNI-Polri mengevakuasi korban bencana tanah longsor yang ditemukan di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2026).

JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut AL Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan pihaknya menerjunkan personel Marinir, anjing pelacak hingga drone untuk mencari 19 personel Marinir yang jadi korban longsor di Cisarua, Bandung Barat.

"Kami menerjunkan sebanyak 200 personel Marinir, dengan menggunakan teknologi drone, thermal dan anjing pelacak," kata Tunggul di Jakarta, Selasa (27/1).

Tunggul mewakili jajaran TNI AL menyampaikan belasungkawa atas gugurnya empat prajurit korban longsor yang sebelumnya sudah ditemukan.

Dia memastikan TNI AL akan terus mencari prajurit lain yang menjadi korban longsor dan memenuhi seluruh hak-hak keluarga prajurit yang gugur.

"Kami memastikan bahwa seluruh hak almarhum dan keluarga akan dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta santunan maupun pendampingan akan terus diberikan," jelas Tunggul.

Pada kesempatan sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali memastikan 23 personel Marinir menjadi korban bencana tanah longsor yang terjadi di Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat.

"Terdapat 23 anggota Marinir yang tertimbun, longsor. Saat ini sudah diketemukan baru 4 personel dalam kondisi meninggal dunia dan yang lainnya belum ditemukan," kata Laksamana Ali saat ditemui awak media di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/1).

Ali mengatakan prajurit Marinir itu berada di lokasi tersebut guna menggelar latihan untuk persiapan penugasan pengamanan wilayah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini.

Saat para personel sedang melakukan latihan, lokasi tersebut kebetulan sedang diguyur hujan selama dua hari.

"Mungkin itu yang mengakibatkan terjadinya longsor dan itu menimpa penduduk satu desa dan kebetulan ada prajurit kita yang sedang berlatih di sana," katanya.

Ali melanjutkan hingga saat ini jajaran TNI AL sedang mencari prajurit lainnya yang menjadi korban tanah longsor di Cisarua.

Pihaknya telah mengerahkan alat berat dan drone untuk mempercepat proses evakuasi korban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.