Rekor Kenaikan CO2 Atmosfer Tercepat, Picu Cuaca Ekstrem Global
📅 Kamis, 16 Okt 2025, 15:20 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
NEW YORK - PBB menyebut emisi CO2 yang berkelanjutan dari aktivitas manusia dan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta berkurangnya penyerapan CO2 oleh "penyerap alami" seperti ekosistem darat dan laut, menjadi faktor penyebab peningkatan kadar CO2 di atmosfer.
Mengutip Buletin Gas Rumah Kaca dari Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organization/WMO) PBB yang dirilis pada Rabu (15/10), Stephane Dujarric, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, menyampaikan dalam sebuah taklimat pers harian bahwa konsentrasi metana dan dinitrogen monoksida, yang merupakan gas rumah kaca berumur panjang terpenting kedua dan ketiga yang berkaitan dengan aktivitas manusia, meningkat hingga mencapai rekor baru.
Dia juga menekankan bahwa pengurangan emisi menjadi sangat penting tidak hanya bagi iklim, tetapi juga bagi ketahanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Sekretaris Jenderal WMO Ko Barrett memperingatkan bahwa panas yang terperangkap oleh CO2 dan gas-gas rumah kaca lainnya mempercepat perubahan iklim dan memicu cuaca yang lebih ekstrem. Ant/Xinhua
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!