Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tinjau Penanganan Longsor Cisarua, Menteri Dody Pastikan Dukungan Penuh Proses Evakuasi

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 16:03 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tinjau Penanganan Longsor Cisarua, Menteri Dody Pastikan Dukungan Penuh Proses Evakuasi Doc: istimewa
Ket. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan seluruh balai di Jawa Barat untuk terus siap siaga di lokasi memberikan dukungan penanganan darurat dan evakuasi korban seiring dengan longsor terjadi pada Jumat (23/1) di Cisarua, Kab. Bandung Barat

BANDUNG BARAT- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan seluruh balai di Jawa Barat untuk terus siap siaga di lokasi memberikan dukungan penanganan darurat dan evakuasi korban yang masih berlangsung. Hal itu seiring dengan longsor terjadi pada Jumat (23/1) pukul 03.00 WIB akibat hujan dengan intensitas tinggi tepatnya di Kampung Pasirkuning RT 05/11 dan Kampung Pasirkuda RT 01/10 Kec. Cisarua, Kab. Bandung Barat.

“Fokus utama saat ini adalah membantu penanganan darurat dan evakuasi oleh Basarnas dan tim SAR gabungan dengan menyiagakan alat berat serta sarana pendukung yang dibutuhkan lainnya," kata Menteri Dody saat meninjau langsung penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu kec. Cisarua, Minggu (25/1).

Selain itu, setelah tahap tanggap darurat dan evakuasi selesai, Menteri Dody meminta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk segera melakukan kajian teknis menyeluruh terhadap jalur air dari bagian hulu di Gunung Burangrang hingga ke wilayah hilir agar aliran air dapat dikendalikan dan mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang. "Sedangkan untuk relokasi warga terdampak, kami akan diskusikan dulu dengan pemerintah daerah di mana lokasi terbaik untuk relokasinya," ujarnya. 

Untuk mendukung penanganan darurat, Kementerian PU melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat telah mengerahkan alat berat antara lain 3 unit excavator PC 75 yang standby di lokasi serta 3 unit excavator PC 75 lainnya dalam proses mobilisasi.

Dukungan tambahan

Selain itu, BBWS Citarum menyiagakan 1 unit excavator PC 200 di lokasi serta memobilisasi 1 unit excavator PC 55. Dukungan tambahan juga datang dari BBWS Cimanuk Cisanggarung yang memobilisasi 1 unit excavator PC 55. 

"Dari 9 alat berat yang dikerahkan, sebanyak 6 sudah disiagakan di lokasi. Sudah ada yang mulai dioperasikan untuk membantu evakuasi tapi karena tadi ada longsor susulan, sementara ini alatnya diminta untuk standby dulu sambil menunggu arahan lebih lanjut dari Basarnas," kata Kepala BBWS Citarum Marasi Deon Joubert.

Selain dukungan alat berat, Kementerian PU melalui tim Tanggap Darurat Air dan Sanitasi (TARAT) Cipta Karya Jawa Barat juga telah berada di lokasi tenda pengungsian dan melakukan koordinasi terkait kebutuhan sarana dan prasarana dasar. Untuk mendukung kebutuhan pengungsi, Kementerian PU menyiapkan sarana dan prasarana pendukung berupa 2 unit toilet portabel, 2 unit tangki air berkapasitas 4.000 liter, serta 2 unit hidran umum berkapasitas 2.000 liter yang ditempatkan di sekitar lokasi dan posko terpadu.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya 44 rumah warga terdampak material longsoran. Berdasarkan data per Jumat malam, tercatat 112 orang dilaporkan hilang, 23 orang selamat, dan 9 orang meninggal dunia, sementara 80 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menjelaskan material longsoran berasal dari lereng kaki Gunung Burangrang yang runtuh akibat hujan deras berturut dan terbawa aliran air deras menuju kawasan permukiman. Kondisi tanah di lokasi kejadian saat ini masih labil dan berkadar air tinggi, sehingga proses evakuasi dilakukan secara hati-hati dan bertahap untuk menghindari risiko longsor susulan.

"Untuk proses evakuasi, hari ini kita sudah mulai menggunakan alat berat terpilih di sektor-sektor tertentu. Mudah-mudahan bisa membantu kita mempercepat penemuan korban," katanya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...

Yen Jepang Makin Terperosok Dekati Rekor Terendah

46 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Yen Jepang Makin Terperosok...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.