Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Partai Pro-militer Myanmar Klaim Menang Pemilu yang Digelar Junta

📅 Senin, 26 Jan 2026, 13:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Partai Pro-militer Myanmar Klaim Menang Pemilu yang Digelar Junta Doc: AFP
Ket. Panglima militer Min Aung Hlaing mengunjungi tempat pemungutan suara selama fase ketiga dan terakhir pemilihan umum Myanmar.

YANGON - Partai pro-militer yang dominan di Myanmar telah memenangkan pemilihan yang diselenggarakan junta, kata sebuah sumber partai kepada AFP, Senin (26/1), setelah pemungutan suara selama sebulan.

Pemungutan suara tidak diadakan di sebagian besar wilayah negara yang dikuasai oleh faksi pemberontak yang berperang dalam perang saudara -- hambatan lain yang disebutkan oleh mereka yang mempertanyakan mandat pemilu tersebut.

"Kami sudah memenangkan mayoritas," kata seorang pejabat senior dari Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan (USDP) dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang untuk membagikan hasil sementara.

"Kami berada dalam posisi untuk membentuk pemerintahan baru," katanya. "Karena kami menang dalam pemilihan, kami akan terus maju."

Banyak analis menggambarkan USDP—yang diisi oleh pensiunan perwira senior—sebagai perwakilan sipil dari militer, yang telah mengatur pemilu untuk memberikan legitimasi sipil pada pemerintahannya.

"Mereka menang bahkan sebelum pemilihan," kata seorang warga Yangon berusia 28 tahun, yang berbicara dengan syarat anonim karena alasan keamanan.

"Mereka adalah satu-satunya yang ikut dalam pemilihan, dan mereka adalah wasitnya," tambahnya. "Hampir semua orang tidak akan percaya pada pemerintahan yang akan mereka bentuk."

Hasil resmi diperkirakan akan keluar akhir pekan ini.

USDP dengan mudah memenangkan dua fase pertama pemilihan pada 28 Desember dan 11 Januari.

Seperempat kursi parlemen yang tidak dipilih akan dicadangkan untuk anggota angkatan bersenjata, berdasarkan ketentuan konstitusi yang disusun selama masa pemerintahan militer sebelumnya.

Mayoritas gabungan anggota parlemen akan memilih presiden setelah parlemen bersidang pada bulan Maret.

Saat mengunjungi tempat pemungutan suara di kota Mandalay dengan pakaian sipil pada hari Minggu (25/1), kepala junta Min Aung Hlaing sekali lagi menolak untuk mengesampingkan kemungkinan menjabat sebagai presiden pemerintahan baru.

Meskipun militer menggembar-gemborkan pemilihan ini sebagai kesempatan untuk rekonsiliasi, faksi pemberontak menganggapnya tidak sah, dan pengawas konflik mengatakan bahwa pemilihan ini tidak mungkin menghentikan perang saudara.

Pemilihan dibatalkan di satu dari lima kota di Myanmar di tengah pertempuran, tetapi militer melancarkan serangan pra-pemilu yang dahsyat, termasuk serangan yang menurut kelompok hak asasi manusia mungkin termasuk kejahatan perang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
Advertisement
gaia musik festival
Nasional
Warga bergantung sumber air...

Menanamkan semangat kemerdekaan sejak dini

14 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Menanamkan semangat kemerde...

Konser angklung kolosal di Solo

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Konser angklung kolosal di ...

Festival Tari Dug Dug Der di Semarang

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Festival Tari Dug Dug Der d...

Pemkot Bogor beri Bantuan Kursi Roda untuk 38 Warga

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor beri Bantuan K...

Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Pengemb...
Kado HUT ke-81 RI, Naik Transportasi Umum Milik Pemprov DKI Cuma Rp1 pada 17 Agustus

Kado HUT ke-81 RI, Naik Transportasi Umum Milik Pemprov DKI Cuma Rp1 pada 17 Agustus

10 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.