Mendamaikan Konflik Karyawan
📅 Senin, 26 Jan 2026, 06:35 WIB | Oleh: Haryo BronoPertanyaan Kunci: «Apa yang menurutmu menjadi pemicu masalah ini?” dan “Apa yang kamu harapkan dari rekan kerjamu agar situasi membaik?”
Fasilitasi Pertemuan Bersama
Setelah suasana lebih tenang, pertemukan keduanya di ruang tertutup. Gunakan aturan main yang jelas:
Dilarang memotong pembicaraan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Fokus pada perilaku, bukan karakter. (Contoh: “Saya merasa kesulitan saat laporan terlambat” bukan “Kamu orangnya malas”).
Gunakan bahasa “Saya” (I-Statements) untuk mengurangi kesan menuduh.
Fokus pada Solusi, Bukan Kesalahan
Sebaiknya Anda baca juga:
Alih-alih mencari siapa yang salah di masa lalu, arahkan pembicaraan ke masa depan.
Cari titik tengah atau win-win solution.
Buat kesepakatan tertulis mengenai cara mereka berkomunikasi dan bekerja sama ke depannya.
Pantau dan Tindak Lanjut
Perdamaian tidak terjadi dalam semalam. Pantau perkembangan hubungan mereka dalam beberapa minggu ke depan. Berikan apresiasi jika Anda melihat adanya upaya kolaborasi yang membaik.
Jika konflik melibatkan pelecehan, intimidasi (bullying), atau pelanggaran kode etik berat, segera alihkan masalah ini ke prosedur disipliner formal sesuai kebijakan perusahaan. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!