Mendamaikan Konflik Karyawan
📅 Senin, 26 Jan 2026, 06:35 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Dok Koran Jakarta
Pertanyaan:
Bu Rossa, saya baru diangkat sebagai manager HRD di anak perusahaan cabang Jakarta. Disini saya menemukan kasus dua orang staff yang sudah lama bermusuhan. Tadinya saya pikir ini tidak mengganggu pekerjaan karena hanya masalah pribadi. Tapi ternyata permusuhan ini ikut memecah staff lain menjadi dua kubu. Bagaimana sebaiknya mendamaikan kedua staff yang bermusuhan ini? Mohon advisnya Bu Rossa.
Jawaban:
Konflik antar karyawan adalah hal yang wajar dalam dinamika kerja, namun jika dibiarkan, hal ini dapat merusak budaya perusahaan dan menurunkan produktivitas.
Sebagai atasan atau HR, peran Anda bukan menjadi “hakim”, melainkan mediator.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk mendamaikan karyawan yang bermusuhan secara profesional dan efektif.
Tahapan Mediasi Konflik
Identifikasi Akar Masalah (Investigasi Diam)
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelum memanggil pihak yang bertikai, kumpulkan fakta secara objektif. Apakah ini masalah profesional (perbedaan alur kerja, beban tugas) atau personal (salah paham, ego, atau persaingan tidak sehat)?
Amati interaksi mereka di kantor.
Cek apakah konflik ini memengaruhi kinerja tim secara keseluruhan.
Pertemuan Terpisah (One-on-One)
Jangan langsung mempertemukan mereka dalam satu ruangan jika tensi masih tinggi. Dengarkan versi cerita dari masing-masing pihak tanpa menghakimi.
Tujuan: Memahami perspektif mereka dan membuat mereka merasa didengar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!