Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kehadiran Satwa Liar di IKN Bukti Ekosistem Kota Hutan Terbentuk

📅 Sabtu, 06 Jun 2026, 10:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kehadiran Satwa Liar di IKN Bukti Ekosistem Kota Hutan Terbentuk Doc: Humas OIKN
Ket. Rusa Sambar di kawasan hutan Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur

NUSANTARA - Kehadiran satwa liar seperti Beruang Madu, Lutung Merah, Rusa Sambar, dan berbagai jenis burung di kawasan hutan Nusantara menjadi bukti bahwa kota hutan di Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai terbentuk setelah dilakukan reforestasi sejak tahun 2022.

"Kehadiran beragam satwa liar tersebut menjadi salah satu tanda bahwa ekosistem yang sehat mulai terbentuk, seiring upaya mengembalikan fungsi alami kawasan melalui konsep smart-forest city," kata Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono di Nusantara, Jumat.

IKN merupakan kota hutan dengan 65 persen lahan merupakan hutan hujan tropis Kalimantan hasil reforestasi, yakni awalnya didominasi Hutan Tanaman Industri (HTI) Eukaliptus, namun berkat penanaman terus menerus kini menjadi hutan dengan keanekaragaman hayati.

Penanaman pohon juga dilakukan Jumat (5/6) ini dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diselenggarakan OIKN bersama PT Pamapersada Nusantara dan Universitas Gadjah Mada (UGM) di kawasan Wanagama IKN.

Mengusung tema "Rooting for Future", kegiatan ini dihadiri Basuki Hadimuljono, Rektor UGM Prof. Ova Emilia, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Muhammad Zainal Arifin.

Wanagama IKN merupakan kawasan hutan seluas 621 hektare yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara. Kawasan ini dikembangkan sebagai pusat pendidikan, penelitian, dan restorasi ekosistem hutan hujan tropis, yang mendukung visi IKN sebagai kota yang selaras dengan alam.

"Pembangunan IKN tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada upaya mengembalikan kehidupan alam agar dapat tumbuh berdampingan dengan aktivitas manusia," ujar Basuki.

Bagi IKN, kata dia, Hari Lingkungan Hidup tidak hanya diperingati setahun sekali, tetapi dijalankan setiap hari. Giat yang dilakukan di IKN ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi mengembalikan kehidupan alamnya.

"Hasilnya, kini kita mulai melihat berbagai satwa seperti Beruang Madu dan Lutung Merah kembali terpantau di kawasan IKN. Ini menunjukkan bahwa ekosistem yang kita bangun mulai hidup dan memberikan ruang bagi keanekaragaman hayati untuk berkembang," ujar Basuki.

Ia menyebut menanam pohon dan menjaga lingkungan merupakan bagian dari gaya hidup masyarakat serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tinggal dan bekerja di Nusantara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Perawatan lokomotif tertua di Indonesia

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Perawatan lokomotif tertua ...

Festival buah dan bunga di Karo

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Festival buah dan bunga di ...

Pemeriksaan kesehatan gratis di rumah sakit

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pemeriksaan kesehatan grati...

Persiapan Sekaten di Solo

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Persiapan Sekaten di Solo
Nasional
BMKG sampaikan prospek musi...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
    Ini Dia Cara menutup,menonaktifkan kartu kredit BNI? Untuk ...
    Untuk menutup kartu kredit Bank BNI Hubungi BNICall ...
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

Event Akhir Pekan di Jakarta 1-2 Agustus: Dari Brightspot hingga JSD Blok M Fest

31 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.