Selain 3 Truk Bonek Dipulangkan, Laga Panas Tersaji di Bantul karena Persebaya Membawa Misi Balas Dendam
📅 Minggu, 25 Jan 2026, 11:49 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
YOGYAKARTA – Laga seru bakal tersaji di Bantul di mana PSIM Yogyakarta akan menjadi Persebaya Surabaya di putaran kedua kompetisi BRI Super League 2025/2026. Ini laga penuh gengsi. Persebaya yang dipermalukan di hadapan warga bonek saat pembukaan liga super, tentu berusaha membalas. Laga panas karena Persebaya membawa misi balas dendam. Bahkan tiga truk bonek telah dipulangkan. Mereka dicurigai bakal menyusup ke Stasion Sultan Agung Bandul. Padahal pendukung tim tamu dilarang hadir di stadion.
Pelatih PSIM Jean Paul van Gastel mengungkapkan, salah satu fokus timnya dalam masa persiapan kali ini adalah peningkatan kondisi fisik pemain. Mengingat padatnya jadwal pertandingan di putaran kedua selama beberapa pekan ke depan, termasuk menghadapi Persebaya harai ini.
“Selain itu, staf medis juga bekerja keras menangani beberapa pemain yang mengalami cedera," ujar Van Gastel. Di tengah kewaspadaan tinggi menghadapi PSIM Yogyakarta, penjaga gawang Persebaya Surabaya, Ernando Ari, menegaskan bahwa tim menjalani pekan ke-18 BRI Super League 2025/26 dengan bekal persiapan yang matang.
Adaptasi bersama pelatih baru Bernardo Tavares menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan diri tim menghadapi tuan rumah di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (25/1) sore.
Dia menyebut bahwa proses persiapan telah berjalan selama kurang lebih tiga pekan, dimulai sejak laga terakhir Persebaya melawan Malut United FC. Selama periode tersebut, pemain tidak hanya digembleng secara fisik, tetapi juga dibekali pemahaman mendalam mengenai calon lawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ya, seperti kata coach bilang kita sudah persiapan bersama selama mungkin kurang lebih 3 minggu bersama dengan Coach Tavares setelah melakukan pertandingan pertama dengan Malut United dan menurut saya persiapan tim kita sangat baik,” tutur penjaga gawang berusia 23 tahun itu.
Menurutnya ia menilai pendekatan detail dari tim pelatih sangat membantu para pemain dalam membaca permainan PSIM yang dikenal agresif dan intens. “Dan kita juga sudah diberitahu bagaimana karakteristik setiap pemain dari PSIM oleh pelatih dan ofisial lainnya,” sambungnya.
Informasi tersebut menjadi modal penting agar Persebaya mampu merespons setiap situasi pertandingan dengan lebih siap dan terukur. “Jadi kita sangat terbantu dan sudah mempersiapkan semua itu untuk pertandingan,” pungkas Ernando Ari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Laga melawan PSIM memiliki arti penting bagi Persebaya, bukan hanya karena ketatnya persaingan di papan klasemen, tetapi juga karena adanya motivasi untuk membalas kekalahan pada pertemuan pertama.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!