Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Intelejen Ukraina Tangkap Dua Mata-mata Russia yang sedang Memeriksa Skala Kerusakan Tembakan Rudal Hipersonik Oreshnik

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 00:03 WIB | Oleh:
Intelejen Ukraina Tangkap Dua Mata-mata Russia yang sedang Memeriksa Skala Kerusakan Tembakan Rudal Hipersonik Oreshnik Doc: Istimewa
Ket. Informasi skala kerusakan fasilitas Ukraina akibat serangan itu untuk digunakan Russia dalam operasi khusus informasi dan psikologis serta untuk merencanakan serangan baru di wilayah tersebut,

KYIV — Ukraina mengklaim telah menahan dua mata-mata Russia yang terlibat dalam pengintaian kerusakan yang disebabkan oleh rudal balistik Oreshnik Moskow di Lviv.

Dari Defense News, dinas keamanan Ukraina, SBU, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa para tersangka adalah seorang pria berusia 64 tahun dari wilayah Transcarpathia di barat daya Ukraina dan tetangganya yang berusia 22 tahun dan pengangguran. Penangkapan tersebut diumumkan pada Kamis (22/1) pagi, waktu setempat.

Menurut SBU, para agen tersebut bekerja untuk badan intelijen militer Rusia, GRU, dan ditugaskan untuk mengumpulkan data tentang kerusakan yang disebabkan oleh rudal jelajah hipersonik Oreshnik yang mampu membawa hulu ledak nuklir.

Rekan junior dalam duo mata-mata itu melakukan perjalanan dari Transcarpathia ke Lviv, tempat roket menghantam pada malam tanggal 9 Januari, dan kemudian "secara bertahap melewati lokasi-lokasi di area serangan roket, mengambil foto, dan mencatat koordinatnya di Google Maps," menurut SBU. Pria yang lebih tua, yang tetap berada di rumahnya di kota Mukachevo, Ukraina barat daya, mengambil alih informasi yang dikumpulkan dan meneruskannya kepada agen Rusia.

Intelijen Ukraina mengatakan bahwa pria berusia 64 tahun itu telah "direkrut dari jarak jauh" oleh intelijen Rusia.

“Menurut data yang tersedia, Russia membutuhkan informasi tentang skala kerusakan fasilitas Ukraina setelah serangan itu untuk menggunakannya dalam operasi khusus informasi dan psikologis mereka serta untuk merencanakan serangan baru di wilayah tersebut,” kata SBU dalam siaran persnya.

Pihak berwenang Ukraina mengatakan mereka menahan kedua pria itu secara bersamaan, agen senior di rumahnya di Mukachevo dan agen junior saat kembali mengintai di sekitar lokasi jatuhnya rudal di Lviv.

Oreshnik adalah rudal balistik jarak menengah Rusia yang dianggap sebagai langkah maju yang signifikan dalam teknologi rudal. Rudal ini pertama kali digunakan dalam pertempuran pada November 2024 melawan Ukraina, menandai penggunaan tempur pertama yang diketahui dari MIRV (Multiple Independently Targetable Reentry Vehicles). Rudal ini dapat membawa hingga 36 submunisi, baik nuklir maupun konvensional, dalam konfigurasi enam MIRV. Dikombinasikan dengan kecepatan masuk kembali yang tinggi, sekitar sepuluh kali kecepatan suara, hal ini membuatnya sulit untuk dicegat.

Belum ada reaksi publik dari pihak berwenang Rusia terkait laporan penangkapan di Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Momen Haru HUT RI di Bern, ...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.