Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandung Barat Kebanjiran Wisatawan, 2025 Capai 3,88 Juta Orang

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 10:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bandung Barat Kebanjiran Wisatawan, 2025 Capai 3,88 Juta Orang Doc: ANTARA/Ilham Nugraha
Ket. Ilustrasi - Suasana salah satu tempat wisata saat masa libur sekolah di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

BANDUNG – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat mencatat jumlah kunjungan wisatawan naik menjadi 3,88 juta pada 2025, meningkat dari 3,43 juta pada 2024.

Hal itu mencerminkan pemulihan dan pertumbuhan sektor pariwisata lokal yang didorong oleh promosi destinasi, perbaikan fasilitas, dan meningkatnya minat wisatawan domestik maupun regional.

Kepala Disparbud Kabupaten Bandung Barat Asep Dendih dalam keterangannya di Bandung, Kamis, mengatakan bahwa lonjakan kunjungan terbesar terjadi pada momen musim puncak seperti Natal dan tahun baru.

"Alhamdulillah trennya naik dibandingkan tahun sebelumnya dari 3,43 juta menjadi 3,88 juta di 2024. Ini tentunya capaian yang positif," ujarnya

Ia menjelaskan jumlah kunjungan tertinggi di Desember mencapai 474.757 orang, sementara Maret terendah dengan 94.873 orang berdasarkan data Disparbud.

Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Bandung Barat saat ini memiliki 159 daya tarik wisata (DTW), termasuk 91 wisata alam, 19 wisata budaya, dan 49 wisata buatan, didukung 287 restoran, 307 akomodasi dan 158 atraksi.

Sementara itu Kepala Bidang Pariwisata Disparbud Kabupaten Bandung Barat, David Oot menyebut peningkatan kunjungan wisatawan didorong oleh perbaikan kualitas aksesibilitas serta atraksi wisata, ditambah kreativitas pelaku usaha yang mampu menambah daya tarik destinasi.

David menambahkan, pengembangan pariwisata ke wilayah barat dan selatan Bandung Baratakan menjadi fokus utama, sehingga kunjungan tidak hanya terpusat di kawasan Lembang, Parongpong dan Cisarua.

"Kami optimistis tren positif kunjungan wisata akan berlanjut dengan pelayanan terbaik bagi pengunjung," tutup David.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pemangku kepentingan pariwisata, termasuk pelaku usaha, komunitas, dan investor, untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

Selain itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat mendorong pemanfaatan promosi digital dan acara tematik sebagai strategi untuk memperluas jangkauan promosi destinasi, sekaligus menarik wisatawan baru dan meningkatkan kualitas pengalaman kunjungan.

Pendekatan ini tidak hanya memaksimalkan visibilitas destinasi melalui platform daring, tetapi juga menghadirkan konten dan kegiatan yang relevan bagi berbagai segmen pengunjung, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat citra pariwisata daerah, dan menciptakan pengalaman yang lebih inklusif dan berkesan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Asean Mulai Kerepotan denga...
Olahraga
Liverpool Didesak Datangkan...

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Liga Inggris, Fulham Tak Ma...

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Fiorentina Tanpa Ampun Diba...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.