Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wagub DKI: Penataan Kawasan Glodok Direncanakan Terintegrasi Revitalisasi Kota Tua

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 17:25 WIB | Oleh:
Wagub DKI: Penataan Kawasan Glodok Direncanakan Terintegrasi Revitalisasi Kota Tua Doc: Nugroho Sejati

JAKARTA - Pengembangan dan penataan kawasan Glodok, rencananya akan diintegrasikan dengan revitalisasi Kota Tua yang tengah disiapkan.

Rencana ini diutarakan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, saat melakukan kunjungan ke wilayah Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (20/1).

"Saya bukan pertama ini ke sini, artinya saya sudah tahu tentang wilayah ini. Tentu akan lebih bagus kalau memang Kota Tua sudah selesai," kata dia.

Menurut Wagub Rano, kawasan Glodok merupakan wilayah yang potensial menjadi destinasi wisata. Bila sudah tertata dengan baik, Rano optimistis, kawasan Glodok bisa lebih baik dan mendatangkan turis lebih banyak dari pada destinasi wisata Malaka di Malaysia.

"Proses penataan harus dilakukan bertahap dan terukur. Sebagai tahap awal, pihaknya akan fokus melakukan revitalisasi di kawasan Kota Tua lebih dahulu," ungkap Wagub Rano.

Diungkapkan pula oleh Wagub Rano bahwa jumlah kunjungan di kawasan Kota Tua, mulai dari pengguna Transjakarta, MRT dan Kereta Api Listrik, tiap harinya bisa mencapai 2,5 juta orang.

"Jumlah itu, sangat potensial bagi peningkatan ekonomi," kata Wagub Rano. "Bayangkan, satu hari 2,5 juta orang, pasti nanti tempat ini akan jauh lebih semarak," imbuh dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.