Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Kecelakaan Kereta Cepat Bertambah, PM Spanyol Nyatakan 3 Hari Berkabung

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 11:50 WIB | Oleh:
Korban Kecelakaan Kereta Cepat Bertambah, PM Spanyol Nyatakan 3 Hari Berkabung   Doc: AP
Ket. Polisi Spanyol mengatakan setidaknya 39 orang dipastikan tewas dalam tabrakan kereta api berkecepatan tinggi

ADAMUZ — Pejabat daerah Spanyol pada hari Senin (19/1), mengatakan, setidaknya 40 orang tewas dalam tabrakan kereta api berkecepatan tinggi pada malam sebelumnya di selatan negara itu.

Mengutip laporan Associated Press, kecelakaan maut itu terjadi ketika bagian belakang kereta api keluar dari rel, menyebabkan kereta api lain yang melaju kencang dari arah berlawanan tergelincir.

Juanma Moreno, presiden Andalusia, wilayah selatan Spanyol tempat kecelakaan itu terjadi, mengkonfirmasi jumlah korban tewas baru dalam konferensi pers siang hari. Upaya menemukan jenazah dari dua gerbong kereta yang hancur terus berlanjut, tambahnya.

Benturan melemparkan gerbong depan kereta kedua keluar dari rel, membuatnya jatuh menuruni lereng setinggi 4 meter. Beberapa jenazah ditemukan ratusan meter dari lokasi kecelakaan, kata Moreno.

Ia menggambarkan puing-puing sebagai "massa logam yang bengkok" dengan kemungkinan masih ada jenazah yang ditemukan di dalamnya.

Pihak berwenang fokus membantu ratusan anggota keluarga yang berduka dan meminta mereka untuk memberikan sampel DNA untuk membantu mengidentifikasi para korban.

Kecelakaan terjadi pada hari Minggu (18/1) pukul 19.45 ketika bagian belakang kereta yang membawa 289 penumpang dalam perjalanan dari Malaga ke ibu kota, Madrid, keluar dari rel. Kereta tersebut menabrak kereta lain yang datang dari Madrid menuju Huelva, kota lain di Spanyol selatan, menurut operator kereta api Adif.

Bagian depan kereta kedua, yang membawa hampir 200 penumpang, menerima dampak paling besar, kata Menteri Transportasi Spanyol Óscar Puente. Tabrakan itu membuat dua gerbong pertama kereta tersebut keluar dari rel. Puente mengatakan, tampaknya sebagian besar korban tewas terjadi di gerbong-gerbong tersebut.

Pihak berwenang mengatakan semua korban selamat telah dievakuasi pada pagi hari.

Tiga Hari Berkabung

Kecelakaan itu mengguncang Spanyol, negara yang memimpin Eropa dalam jarak tempuh kereta api berkecepatan tinggi dan bangga dengan jaringan yang dianggap sebagai yang terdepan dalam transportasi kereta api.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez menyatakan tiga hari berkabung nasional untuk para korban kecelakaan.

“Hari ini adalah hari duka bagi seluruh Spanyol,” kata Sánchez saat mengunjungi Adamuz, sebuah desa di dekat lokasi kecelakaan.

Moreno, pemimpin wilayah itu, mengatakan pada Senin pagi bahwa layanan darurat masih mencari jenazah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.