Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabupaten Batang Menawarkan Ubi Jalar dan Kentang sebagai Ekspor Unggulan, Serius?

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 13:07 WIB | Oleh:
Kabupaten Batang Menawarkan Ubi Jalar dan Kentang sebagai Ekspor Unggulan, Serius? Doc: ist
Ket. produk unggulan ekspor

BATANG – Mungkin baru kali ini ada pemda yang cukup “pede” dengan menawarkan kentang dan ubi jalar sebagai produk unggulan. Apakah ada eksportir yang berminat? Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menawarkan dua komoditas pangan unggulan untuk pasar ekspor yaitu kentang dan ubi jalar kepada para eksportir seiring dengan meningkatnya daya saing dan permintaan konsumen di pasaran lokal maupun mancanegara.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang Sutadi Ronodipuro di Batang, Jateng, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya terus mendorong petani mampu masuk ke rantai pasar ekspor baik melalui kerja sama dengan eksportir maupun secara mandiri.

"Kami berupaya meningkatkan daya saing petani dengan menawarkan dan mengenalkan dua komoditas itu ke para eksportir. Kami berharap petani Batang sudah bisa ekspor secara mandiri pada tahun ini," katanya.

Menurut dia, kentang dan ubi jalar memiliki potensi besar untuk pasar luar negeri baik dari sisi kualitas maupun peluang permintaan pasar.

Selain itu, kata dia, peningkatan produksi pangan di daerah ini juga membuka peluang pengembangan jaringan pasar termasuk ekspor.

"Produksi komoditas pangan kini naik sekitar 8,5 persen. Ini tentu bisa kami dorong ke depan untuk membangun jaringan pasar, tidak hanya di dalam negeri namun juga ke luar negeri," katanya.

Ia mengatakan potensi ekspor pangan di daerah ini juga telah dibahas bersama kalangan akademisi salah satunya Universitas Diponegoro Semarang serta perusahaan yang berperan menyerap dan menyalurkan hasil pertanian.

"Sudah kami diskusikan dengan Undip sebagai akademisi. Secara potensi, komoditas pangan daerah cukup memungkinkan untuk dibawa ke ranah ekspor, tentu dengan dukungan offtaker dan pihak terkait lainnya," katanya.

Embung Solusi Atasi Banjir

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyebutkan bahwa perlu adanya solusi serta strategi jangka panjang dan kolaborasi lintas sektoral untuk membangun embung dan normalisasi sungai sebagai solusi untuk pengendalian dan mengatasi banjir serta mengembalikan fungsi pengairan.

Bupati Batang Faiz Kurniawan di Batang, Senin, mengatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan proyek itu senilai Rp26 miliar kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait adanya pembagian wewenang hal ini.

"Embung ini diproyeksikan mampu mengairi 133,96 hektare sawah yang berada di lima desa sekaligus menjadi pengendali banjir yang efektif," katanya.

Menurut dia, normalisasi Sungai Kalipucang menjadi solusi mendasar di lapangan karena terjadinya penyempitam aliran sungai akibat alih fungsi lahan.

"Kita harus mengakui bahwa beberapa aliran sungai mengecil sehingga butuh kesadaran bersama. Ketika normalisasi dilakukan maka areal yang selama ini digunakan untuk bangunan harus dikembalikan fungsinya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ribuan Penebang Tebu Sambut Mentan Amran, Diajak Dukung Swasembada Gula Nasional.
    Preview komentar:
    swasambada gula juga tidak kalah pentingnya dari swasembada ...
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...

Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Gubernur BI

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Kelayakan dan Kepatutan...
Daerah
Pelajar Terdampak Karhutla ...
Ekonomi
Nelayan Sikka Kembali Melau...
Nasional
Bank Mandiri Pastikan Reken...
"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

"Famtrip Marine Maratua 2026" Promosikan Keindahan Bawah Laut Maratua pada Turis Selam Malaysia dan Singapura

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.