Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Sherly Imbau Warga Malut Waspadai Cuaca Ekstrem saat Berlayar

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 12:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Sherly Imbau Warga Malut Waspadai Cuaca Ekstrem saat Berlayar Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

TERNATE – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengimbau warga agar mewaspadai cuaca ekstrem saat berlayar, menindaklanjuti informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor. Pantau terus informasi cuaca dari BMKG dan segera laporkan kepada pemerintah setempat apabila terjadi kondisi darurat," ujar Sherly saat dihubungi, Selasa (20/1).

Gubernur mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana hidrometeorologi.

Imbauan tersebut didasarkan pada peringatan dini cuaca ekstrem yang dirilis BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate, yang memprakirakan potensi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Maluku Utara.

Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung hingga 25 Januari 2026, dengan risiko tinggi terjadinya banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang.

Gubernur Sherly menegaskan bahwa cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang tinggi berpotensi menimbulkan dampak serius, terutama di wilayah dataran rendah dan daerah perbukitan yang rawan longsor.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu memantau perkembangan informasi cuaca dan tidak mengabaikan peringatan yang disampaikan oleh pihak berwenang.

Selain kepada masyarakat, Gubernur juga meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari BPBD provinsi dan kabupaten/kota, camat, lurah, hingga kepala desa, untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Langkah tersebut meliputi pemantauan wilayah secara intensif, kesiapan personel dan peralatan, serta memastikan adanya respons cepat apabila terjadi bencana.

"Kesiapsiagaan semua pihak sangat penting. Pemerintah daerah di tingkat bawah harus aktif memantau kondisi di lapangan dan siap melakukan langkah-langkah penanganan cepat untuk meminimalkan dampak yang mungkin terjadi," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.