Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Tim SAR Dikerahkan ke Lokasi di Gunung Bulusaraung
📅 Minggu, 18 Jan 2026, 11:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
MAROS - Personel tim SAR Gabungan dikerahkan ke Gunung Bulusaraung wilayah perbatasan Kabupaten Maros-Pangkejene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, setelah memastikan penemuan serpihan pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di wilayah udara setempat
"Di sini ada sekitar 400–500 orang personel siap membantu dalam proses evakuasi nanti, selebihnya dikerahkan ke Bulusaraung," kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar Andi Sultan di Posko Leang-Leang, Kabupaten Maros, Minggu (18/1).
Perkembangan terkini, telah diturunkan tim SAR gabungan menuju lokasi penemuan serpihan pesawat, termasuk menyisir area kejadian.
Selain itu, tim SAR telah memetakan jalur evakuasi, mengingat dengan melihat kondisi medan yang cukup berat.
Menurutnya, opsi yang terbaik diambil untuk jalur evakuasi setelah dipertimbangkan yakni menempuh jalur pendakian menuju lokasi. Meskipun ada jalur lain dekat lokasi, tetapi medan dilalui cukup sulit.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sebenarnya ada jalur lebih dekat dengan lokasi, tetapi medan cukup terjal dan berisiko. Tetapi, tim tetap menggunakan jalur pendakian karena aksesnya mudah dijangkau," katanya.
Lokasi penemuan serpihan pesawat
Serpihan badan pesawat ATR 42-500 telah ditemukan sejak pencarian pada Minggu pagi dengan menurunkan tim darat dan Udara. Tim Aju membawa drone telah dikerahkan pada pukul 06.15 WITA, disusul tim lain menggunakan helikopter melalui udara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari hasil penyisiran melalui udara, akhirnya ditemukan berupa serpihan kecil sebagai penemuan awal pada pukul 07.46 WITA berupa bagian jendela dari pesawat ATR yang dilaporkan hilang sejak kemarin.
"Dan pada pukul 07.49 WITA, informasi yang diterima dari tim ditemukan lagi serpihan berukuran besar diduga badan pesawat dan ekor pesawat (badan pesawat terpisah)," tutur Andi Sultan.
Penemuan pesawat tersebut, kata dia, posisinya berada di lereng bagian selatan Gunung Bulusaraung, atau terletak pada bagian bawah lereng. Tetapi, bila dilihat dari puncak gunung, posisi badan pesawat berada di sisi utara.
Jarak lokasi temuan serpihan pesawat naas tersebut diperkirakan sekitar 1,5 kilometer dari titik awal pencarian. Atas penemuan itu, tim Aju dikerahkan menuju badan pesawat, tetapi masih terkendala medan yang cukup sulit.
"Informasinya akses ke lokasi penemuan badan pesawat itu cukup terjal serta jaraknya jauh. Kami tentu harus menghitung betul faktor keselamatan personel kita sebelum melaksanakan evakuasi," paparnya.
Sebelumnya, berdasarkan data pergerakan di lapangan, pada pukul 07.46 WITA, tim SAR menemukan serpihan berupa bagian window pesawat dalam kondisi kecil di koordinat 04°55’48” LS – 119°44’52” BT wilayah Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung Kabupaten Maros-Pangkep.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!