Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kepri Mengamankan Cadangan Beras dengan Para Pebisnis

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 02:12 WIB | Oleh:
Pemprov Kepri Mengamankan Cadangan Beras dengan Para Pebisnis Doc: ist
Ket. cadangan beras

BATAM -untuk kesejahteraan warga, pengamanan cadangan pangan seperti beras tak boleh lengah. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) terus memperkuat pasokan dan stabilitas harga beras untuk dua juta penduduk setempat, melalui pertemuan bisnis atau bussines matching yang difasilitasi Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengatakan pada pertemuan bisnis ini pemerintah mempertemukan pelaku usaha perberasan dari wilayah potensial pemasok dengan pelaku usaha perberasan di Kepri guna membangun kerja sama yang berkelanjutan.

"Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemprov Kepri memastikan ketersediaan beras sekaligus menjaga stabilitas harga pangan pokok di wilayah kepulauan," kata Wagub Nyanyang di sela kegiatan pertemuan bisnis di Batam, Sabtu.

Nyanyang menyampaikan ketersediaan pasokan beras dan stabilitas harga bahan pokok merupakan perhatian bersama, karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat serta berdampak pada stabilitas dan ketahanan ekonomi daerah.

Menurutnya, upaya menjaga pasokan dan harga beras harus dilakukan secara berkelanjutan melalui koordinasi lintas sektor, baik dengan pemerintah pusat dan daerah, pelaku usaha, maupun para pemangku kepentingan lainnya.

Provinsi Kepri, kata Wagub, memiliki karakteristik wilayah laut sekitar 98 persen dan daratan hanya dua persen. Kondisi ini membuat Kepri tidak menjadi daerah penghasil beras, sehingga sangat bergantung pada pasokan dari wilayah lain seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan sentra produksi beras nasional lainnya.

Selain itu, lanjut dia, kedekatan geografis Kepri dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata internasional dengan lalu lintas orang yang sangat tinggi.

Maka itu, menurut dia, konsumsi beras di Kepri tidak hanya memperhitungkan kebutuhan penduduk yang mencapai sekitar dua juta jiwa, tetapi juga kunjungan wisatawan mancanegara yang hampir dua juta orang, ditambah wisatawan nusantara.

"Kebutuhan beras di Kepri tercatat mencapai sekitar 202 ribu ton per tahun, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun non-rumah tangga, dengan dominasi kebutuhan beras jenis premium," ungkapnya.

Wagub Nyanyang berharap para pemangku kepentingan dapat menjalin kerja sama bisnis to bisnis yang berkesinambungan dan didukung berbagai pihak, sehingga stabilitas pasokan dan harga beras di Kepri dapat terjaga.

Ia pun menekankan pentingnya memastikan kelancaran jalur distribusi antarwilayah. Sebagai wilayah kepulauan, distribusi utama sangat bergantung pada transportasi laut, sehingga hambatan distribusi harus diantisipasi dan diatasi secara bersama.

“Semoga kegiatan pertemuan bisnis ini bisa menghasilkan solusi konkret bagi stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras, terlebih menjelang perayaan Imlek, Ramadhan, dan Idul Fitri, di mana kebutuhan pangan diperkirakan akan meningkat,” ucap Nyanyang.

Kegiatan pertemuan bisnis tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan,  Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bapanas, TNI, Polri, termasuk Wali Kota Batam/Kepala BP Batam Amsakar Ahmad, Wakil Wali Kota Batam/Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.

Kemudian, Perum Bulog, Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi), BP Bintan, serta para asosiasi dan pengusaha beras dari berbagai daerah di tanah air.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.