Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengandalkan Transmigran Membangun Kawasan Ekonomi

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 01:13 WIB | Oleh:
Mengandalkan Transmigran Membangun Kawasan Ekonomi Doc: ist
Ket. perlu serius mendampingi transmigran

JAKARTA – Transmigran dari dulu diharapkan dapat menghidupkan daerah baru. Sekarang pun demikian. Menurut Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi, program transmigrasi diarahkan membangun kawasan ekonomi terintegrasi melalui penguatan komoditas unggulan, infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat di kawasan transmigrasi.

Viva Yoga mengatakan transformasi transmigrasi kini tidak lagi semata berorientasi pada perpindahan penduduk, melainkan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi, baik warga transmigran maupun masyarakat lokal.

“Program transmigrasi bukan semata berorientasi kepada perpindahan jumlah penduduk saja, tapi kita fokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi,” kata Viva Yoga dalam Festival Nanas 2026 di Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BPPMT) Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu.

Ia menyebut demplot atau lahan percontohan yang ditinjau di BPPMT Pekanbaru menjadi bagian dari persiapan penerapan program di kawasan transmigrasi sesuai kondisi iklim dan kebutuhan calon transmigran, antara lain budidaya nanas moris, bioflok ikan nila, ternak ayam kampung unggul balitbangtan (KUB), dan tanaman hidroponik.

“Akan kita terapkan di kawasan transmigrasi, salah satunya demplot penanaman nanas moris, kemudian demplot budidaya nila, ayam KUB, dan tanaman hidroponik,” ujarnya.

Menurut Viva Yoga, salah satu kawasan transmigrasi baru yang disiapkan antara lain Barelang (Batam, Rempang, Galang) yang akan didorong mengembangkan bioflok ikan nila dan hidroponik sebagai bagian dari model pemberdayaan ekonomi dan kemandirian pangan rumah tangga.

Ia menambahkan program transmigrasi juga diarahkan berkontribusi pada ketahanan pangan, terutama penguatan sumber karbohidrat dan pengembangan protein hewani melalui budidaya ikan di kawasan transmigrasi.

“Untuk tahun 2026, kita akan lebih fokus kepada pengembangan pemenuhan kebutuhan protein, terutama protein hewani, dan di kawasan transmigrasi kita ingin mengembangkan bioflok nila,” ungkapnya.

Ia mengatakan strategi tersebut didukung dengan peningkatan sarana dan prasarana dasar di kawasan transmigrasi, mulai dari jalan, jembatan, fasilitas umum, hingga pendidikan, agar kawasan menjadi lebih menarik bagi aktivitas ekonomi dan investasi.

“Kita menginginkan kawasan transmigrasi menjadi kawasan strategis untuk investasi dan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat di kawasan transmigrasi,” tuturnya.

Dalam rangkaian kegiatan Festival Nanas di BPPMT Pekanbaru, Viva Yoga juga meninjau demplot, melakukan penanaman nanas moris, memberi pakan ikan nila, menebar benih ikan, serta berdialog dengan petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat.

Ia berharap model pengembangan berbasis komoditas dan demplot yang disiapkan melalui balai pelatihan dapat direplikasi di kawasan transmigrasi lain, sehingga kawasan transmigrasi tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi tumbuh sebagai pusat aktivitas ekonomi baru yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.