Operasi Modifikasi Cuaca Bukan Buat Stop Hujan, BPBD DKI Luruskan Persepsi
📅 Sabtu, 17 Jan 2026, 11:10 WIB | Oleh: Tim PenulisPelaksanaan OMC akan dilakukan selama lima hari, mulai 16 hingga 20 Januari 2026 dan dilaksanakan secara terpadu bersama BMKG serta TNI Angkatan Udara (TNI AU).
Kegiatan operasi dipusatkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan menggunakan pesawat CASA 212 A-2105 milik TNI AU.
Pada hari pertama, dilaksanakan dua sorti penerbangan dengan total bahan semai 1.600 kilogram (kg) garam atau Natrium Klorida (NaCl) yang disebarkan di wilayah perairan Selat Sunda untuk meluruhkan awan hujan yang bergerak menuju daratan sehingga presipitasi terkonsentrasi di perairan.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji menyampaikan, sorti pertama dilaksanakan pada pukul 13.28–14.48 WIB. Pada sorti ini, sebanyak 800 kg NaCl disemai pada ketinggian terbang 8.000-12.000 kaki untuk mendukung pengendalian pertumbuhan awan hujan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk sorti kedua dilaksanakan pada pukul 15.40-17.30 WIB dengan ketinggian terbang 9.000 kaki dan jumlah bahan semai yang digunakan pada sorti ini juga seberat 800 kg NaCl.
Pelaksanaan OMC hari pertama ini dilakukan dengan fokus penyemaian di wilayah perairan sebagai bagian dari strategi mitigasi dini untuk mengendalikan pertumbuhan awan hujan sebelum bergerak menuju wilayah daratan Jakarta.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!