BPBD: Kerugian Kebakaran Plaza Baru Ciledug pada Minggu Dini Hari Capai Rp150 Juta
📅 Minggu, 26 Jul 2026, 10:36 WIB | Oleh: Tim PenulisTANGERANG – Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanggerang menyatakan kerugian kebakaran yang melanda sebagian bangunan Plaza Baru Ciledug di Jalan HOS Cokroaminoto, Sudimara, Ciledug, Minggu (26/7) dini hari, mencapai sekitar Rp150 juta.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 00.41 WIB dan langsung mengerahkan petugas ke lokasi.
"Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh personel, api berhasil dilokalisasi sehingga tidak meluas ke bagian bangunan lainnya. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," katanya.
Mahdiar menjelaskan petugas diberangkatkan empat menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi pada pukul 00.47 WIB untuk melakukan pemadaman.
Ia mengatakan bagian bangunan yang terbakar seluas sekitar 2 x 4 meter persegi. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam penanganan kebakaran, BPBD Kota Tangerang mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran, terdiri atas dua unit dari UPT Ciledug, dua unit dari Pos Pinang, dan satu unit dari UPT Ceper. Sebanyak 21 personel diterjunkan ke lokasi.
"Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian Rp150 juta," ujarnya.
Setelah melakukan pemadaman selama lebih dari satu jam, petugas berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 02.15 WIB. Seluruh armada kemudian kembali ke pos masing-masing pada pukul 02.30 WIB.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mahdiar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di bangunan komersial yang beroperasi hingga malam hari.
Ia juga mengingatkan masyarakat memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
"Jangan sepelekan instalasi listrik maupun penggunaan colokan bertumpuk karena sangat membahayakan. Setelah selesai mengisi daya gawai, segera cabut pengisi daya dari sumber listrik," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!