Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PM Jepang Sanae Takaichi Siap Bubarkan Parlemen, Pemilu Dini di Depan Mata

📅 Rabu, 14 Jan 2026, 20:42 WIB | Oleh:
PM Jepang Sanae Takaichi Siap Bubarkan Parlemen, Pemilu Dini di Depan Mata Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Arsip foto - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi.

TOKYO - Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, Rabu (14/1) mengisyaratkan pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat dalam waktu dekat, membuka peluang digelarnya pemilu dini hanya beberapa bulan setelah ia menjabat.

Langkah tersebut membuka jalan bagi pemilihan umum dini yang diperkirakan akan digelar bulan depan.

Takaichi menyampaikan rencana itu kepada para petinggi partai koalisi pemerintah, Partai Demokrat Liberal dan Partai Inovasi Jepang, dalam pertemuan pada hari yang sama.

Kepada wartawan seusai pertemuan di kantor perdana menteri, Ketua Partai Inovasi Jepang Hirofumi Yoshimura mengatakan bahwa Takaichi ingin membubarkan majelis rendah pada tahap awal dan akan menjelaskan rencananya secara resmi pada Senin.

Jika majelis rendah dibubarkan tak lama setelah masa sidang selama 150 hari dimulai, kampanye resmi pemilu legislatif berpotensi dimulai pada 27 Januari atau 3 Februari, dengan pemungutan suara diperkirakan berlangsung pada 8 Februari atau 15 Februari.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Liberal Shunichi Suzuki secara terpisah mengatakan bahwa pemerintahan akan meminta mandat publik atas kebijakan fiskal progresif Takaichi, serta rencana memperbarui dokumen utama keamanan nasional melalui pemilu mendatang.

Pemilu tersebut akan menjadi pemilihan majelis rendah pertama sejak Partai Demokrat Liberal dan Partai Inovasi Jepang, yang dikenal dengan nama Nippon Ishin, membentuk koalisi pada Oktober lalu.

Namun, Suzuki mengatakan kedua partai pada prinsipnya tidak akan berkoordinasi dalam daerah pemilihan, sehingga kandidat dari kedua partai berpotensi saling bersaing di sejumlah daerah.

Suzuki menambahkan bahwa upaya memperoleh dukungan publik terhadap kebijakan yang tercantum dalam perjanjian koalisi juga menjadi alasan penyelenggaraan pemilu, seraya menyebut partainya akan mempercepat persiapan menghadapi kontestasi tersebut.

Pemilu dini itu dijadwalkan digelar kurang dari 1,5 tahun setelah pemilu sebelumnya. Berdasarkan Konstitusi Jepang, masa jabatan anggota majelis rendah adalah empat tahun kecuali majelis tersebut dibubarkan.

Kabinet Takaichi tetap mempertahankan tingkat popularitas yang tinggi sejak ia menjabat pada Oktober, meskipun blok koalisi Partai Demokrat Liberal dan Partai Inovasi Jepang hanya memegang mayoritas tipis di majelis rendah.

Koalisi tersebut masih berada dalam posisi minoritas di Majelis Tinggi dan harus bekerja sama dengan partai oposisi untuk meloloskan undang-undang.

Kekuatan oposisi mengkritik rencana pemilu dini, dengan alasan langkah tersebut dapat menunda pengesahan anggaran awal tahun fiskal 2026 yang dimulai pada April, meskipun Takaichi berjanji memprioritaskan pelaksanaan kebijakannya.

Suzuki menyatakan pemerintah akan berupaya menekan dampak negatif terhadap perekonomian dengan secepat mungkin melaksanakan anggaran tambahan sebesar 18,3 triliun yen atau sekitar 115 miliar dolar AS (sekitar Rp1,94 kuadriliun) untuk tahun fiskal berjalan hingga Maret, yang mencakup langkah-langkah penanganan kenaikan biaya hidup.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.