Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Risiko Tinggi Curah Hujan Tinggi, TNGR Tutup Pendakian Rinjani demi Keselamatan

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 19:46 WIB | Oleh:
Risiko Tinggi Curah Hujan Tinggi, TNGR Tutup Pendakian Rinjani demi Keselamatan Doc: ANTARA/HO-TNGR NTB.
Ket. Wisatawan saat melakukan pendakian di Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat di Mataram.

MATARAM - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan penutupan sementara destinasi wisata pendakian gunung Rinjani bukan larangan, melainkan bentuk perlindungan keselamatan pendaki dan kelestarian kawasan.

"Penutupan sementara ini untuk keselamatan dan untuk masa depan Rinjani itu sendiri," kata Kepala Balai TNGR NTB Budhy Kurniawan di Mataram, Selasa (13/1).

Ia mengatakan musim hujan di awal 2026, membawa risiko tinggi curah hujan tinggi membuat jalur licin, kabut tebal, hingga aliran air yang menutup lintasan.

"Risiko hipotermia dan kecelakaan meningkat signifikan, keselamatan adalah prioritas utama," katanya.

Ia mengatakan kawasan Gunung Rinjani dan alam juga butuh waktu beristirahat, sehingga masa penutupan memberi ruang bagi tanah dan vegetasi untuk pulih, satwa kembali tenang.

"Selain itu, tekanan aktivitas manusia juga berkurang," katanya.

Ia mengatakan di masa penutupan sementara itu, dimanfaatkan untuk perbaikan jalur, pemeliharaan fasilitas, dan evaluasi pengelolaan pendakian agar saat dibuka kembali, Rinjani lebih aman dan lebih siap menyambut musim pendakian di buka kembali.

"Perbaikan jalur dilakukan untuk meningkatkan keselamatan," katanya.

Ia mengatakan dukung bersama dengan menaati standar operasional prosedur (SOP), diharapkan bisa menjaga keselamatan, melindungi alam, dan merawat masa depan Gunung Rinjani. Penutupan ini merupakan bagian dari upaya pengelolaan kawasan konservasi yang berkelanjutan.

"Mari bersama memahami bahwa keselamatan dan kelestarian alam adalah prioritas utama," katanya.

Dalam rangka mitigasi risiko bencana hidrometeorologi serta pemulihan ekosistem, seluruh destinasi wisata pendakian di kawasan Gunung Rinjani Lombok di awal 2026, ditutup sementara.

Semua jalur pendakian mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2026, ditutup untuk kelestarian lingkungan dan keselamatan para wisatawan.

Adapun jalur destinasi wisata alam pendakian yang ditutup menuju Gunung Rinjani, di antaranya jalur pendakian Senaru, jalur Torean, jalur Sembalun, jalur Timbanuh, jalur Tetebatu, dan jalur pendidikan Aik Berik. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.