Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PMI Edukasi PHBS di Sekolah-Permukiman Warga Solok Pascabanjir Bandang

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 15:57 WIB | Oleh:
PMI Edukasi PHBS di Sekolah-Permukiman Warga Solok Pascabanjir Bandang Doc: ANTARA/HO - PMI
Ket. Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna meminimalkan risiko penyebaran penyakit.

JAKARTA -- Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD Negeri 08 Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sumatera Barat usai banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Koordinator Tim Promosi Kesehatan PMI Anggi mengatakan di Jakarta, Selasa, kegiatan ini dilakukan seiring dengan dimulainya kembali aktivitas belajar mengajar setelah bencana.

Melalui kegiatan edukasi ini, pihaknya berharap dapat meminimalkan risiko penyebaran penyakit serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan PHBS selama masa pemulihan pascabencana.

Metode edukasi dilakukan secara interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak sekolah dasar. Dalam sesi edukasi yang berlangsung di ruang kelas, pihaknya mengajak 87 siswa untuk mempelajari dan mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar.

Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan PHBS, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di rumah dan lingkungan sekitar.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengetahui, tetapi juga mau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Anggi.

Guru pendamping kegiatan Sepsi Haryanti menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Dia menilai, edukasi PHBS sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya kebersihan diri.

“Antusiasme anak-anak sangat tinggi, dan kami berharap kebiasaan hidup bersih dan sehat ini dapat terus diterapkan,” katanya.

Selain kegiatan di sekolah, Tim Promosi Kesehatan PMI juga melakukan kunjungan dari rumah ke rumah warga di sekitar sekolah. Kunjungan ini bertujuan memberikan edukasi serta mendorong keterlibatan anggota keluarga dalam menerapkan PHBS.

Salah seorang warga, Ria (45), mengungkapkan sejumlah keluhan kesehatan yang dialami keluarganya setelah bencana, seperti gatal-gatal pada kulit serta batuk dan pilek. Ia juga menyampaikan keterbatasan akses air bersih, yang saat ini masih harus diambil dari mushalla terdekat.

Ria menilai kehadiran Tim Promosi Kesehatan PMI memberikan dampak positif bagi warga. Ria mengaku terbantu karena mendapatkan pengingat untuk terus menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

“Kadang kita suka mengabaikan hal-hal kecil yang sebenarnya bisa menjadi sumber penyakit,” tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

57 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.